Pasien Laki-Laki Dominasi Penambahan 22 Kasus Positif Covid-19 di Sulut - <!--Can't find substitution for tag [blog.Sulut24]-->

Pasien Laki-Laki Dominasi Penambahan 22 Kasus Positif Covid-19 di Sulut


Ilustrasi Test Virus Corona
(Foto: REUTERS/Dado Ruvic via borneonews.co.id)

Sulut24.com – Manado,
Satgas Covid-19 Sulawesi Utara kembali memberikan update terbaru terkait penambahan kasus pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Provinsi Sulawesi Utara pada, Jumat (15/5/2020).

Juru Bicara Satga Covid Sulawesi Utara dr. Steaven Dandel mengatakan bahwa pada hari ini ada 22 kasus baru yang terkonfirmasi Positif.

Secara rinci Ia menjelaskan bahwa kasus ke 84 adalah laki-laki berumur 26 tahun asal Kota Manado dan merupakan Petugas Kesehatan di salah satu fasilitas kesehatan yang ada di Manado dan masuk Klaster Faskes B, pasien ke 85 adalah Laki-laki berumur 25 tahun asal Kota Manado, juga merupakan Petugas Kesehatan yang masuk Klaster Faskes B.

Pasien ke 86 adalah perempuan berumur 55 tahun asal Kota Manado, namun pasien tersebut telah  meninggal dunia pada 10 Mei 2020 di RSUP Prof Kandou. Menurut dr. Dandel, pasien tersebut berkaitan dengan Klaster Pasar Pinasungkulan. Pasien ke 87 adalah laki-laki berumur 25 tahun asal Kota Manado dan merupakan petugas kesehatan yang masuk Klaster Faskes B di Kota Manado. Pasien ke 88 adalah Laki-laki berumur 12 tahun asal Kota Manado dan merupakan kontak erat resiko tinggi dengan pasien 46 yang merupakan bagian dari klaster pasar Pinasungkulan.

Pasien ke 89 berumur 26 tahun berjenis kelamin laki-laki asal Kota Manado dan merupakan petugas di Fasilitas kesehatan yang masuk Klaster Faskes B penyebaran Covid-19. Pasien ke 90 adalah perempuan berumur 38 tahun asal Kota Manado merupakan Petugas Kesehatan di Kota Manado.

Pasien ke 91 adalah Laki-laki asal Kota Manado berumur 51 tahun, pasien tersebut merupakan bagian aktif dari klaster Pasar Pinasungkulan. Pasien ke 92 adalah Laki-laki berumur 24 tahun, asal Kabupaten Sangihe, dr. Dandel mengatakan pasien tersebut adalah kontak erat resiko tinggi kasus ke 31, dan juga merupakan bagian dari klaster Gowa. Sedangkan pasien ke 93 adalah anak Laki-laki berumur 1 tahun asal Kota Manado dan tidak mempunyai riwayat perjalanan kemanapun.

Pasien ke 94 adalah laki-laki berumur 26 tahun, asal Kota Tomohon dan tidak ada riwayat perjalanan. Pasien ke 95 berumur 25 tahun, jenis kelamin Laki-laki asal Kota Manado dan merupakan petugas Kesehatan masuk Klaster Faskes B.

Pasien ke 96 adalah laki-laki berumur 43 tahun asal Kota Manado dan merupakan Karyawan Fasilitas Kesehatan di Kota Manado yang masuk Klaster Faskes A. Pasien ke 97 adalah Laki-laki berumur 34 tahun asal Kota Manado dan merupakan petugas kesehatan yang masuk Klaster Faskes B.

Pasien ke 98 dalah perempuan berumur 45 tahun asal Kota Manado dan merupakan Petugas Kesehatan di institusi Kesehatan Kota Manado. Pasien ke 99 adalah perempuan berumur 23 tahun asal Kota Manado dan merupakan kontak erat resiko tinggi dari pasien ke 46 yang merupakan Bagian dari Klaster Pasar Pinasungkulan.

Pasien ke 100 dalah Perempuan berumur 10 tahun asal Kota Manado dan merupakan kontak erat resiko tinggi dari pasien ke 46 yang masuk bagian dari klaster Pasar Pinasungkulan. Pasien ke 101 adalah laki-laki berumur 59 tahun asal Kabupaten Minahasa Utara dan yang bersangkutan tidak ada riwayat perjalanan.

Pasien ke 102 adalah laki-laki berumur 15 tahun asal Kota Manado, dan pasien tersebut merupakan kontak erat resiko tinggi dari pasien ke 46 yang merupakan bagian dari Klaster Pasar Pinasungkulan Manado. Pasien ke 103 adalah perempuan berumur 48 tahun asal Kota Manado, pasien tersebut adalah kontak erat resiko tinggi dari pasien ke 46 yang merupakan bagian dari Klaster Pasar Pinasungkulan. Pasien ke 104 adalah laki-laki berumur 33 tahun asal Kota Manado dan merupakan petugas kesehatan yang masuk Klaster Faskes B di Kota Manado. Sedangkan untuk Pasien ke 105 adalah laki-laki berumur 34 tahun asal Kota Manado dan merupakan petugas kesehatan yang masuk Klaster Faskes B.

Dengan penambahan 22 kasus baru tersebut, maka total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Sulawesi Utara menjadi 105 Kasus.
(Fn)