Musrenbang Kecamatan Likupang Barat Tahun 2027 Fokus Program Prioritas Menyentuh Kebutuhan Dasar Masyarakat - <!--Can't find substitution for tag [blog.Sulut24]-->

Widget HTML Atas

Musrenbang Kecamatan Likupang Barat Tahun 2027 Fokus Program Prioritas Menyentuh Kebutuhan Dasar Masyarakat

Suasana Musrenbang Kecamatan Likupang (Foto: ist)

Musrenbang Likupang Barat 2027 Prioritaskan Infrastruktur, Pertanian dan Kesejahteraan Masyarakat.

Sulut24.com, MINAHASA UTARA - Pemerintah Kecamatan Likupang Barat melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Minahasa Utara Tahun 2027.

Kegiatan ini merupakan forum strategis untuk menjaring aspirasi masyarakat serta menyelaraskan usulan pembangunan dari tingkat desa agar sejalan dengan arah kebijakan dan prioritas pembangunan Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara di Tahun 2027.

Musrenbang Kecamatan Likupang Barat dilaksanakan di Balai Pertemuan Umum Desa Paputungan, Kamis (12/2/2026).

Dihadiri langsung Kepala Dinas PMD Fredrik Tulengkey, Kepala Dinas Pertanian Bertha Katuuk, Perwakilan Bappeda Minut, unsur Forkopimcam, Pemerintah Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta perwakilan perangkat daerah terkait.

Dalam musyawarah ini dibahas berbagai usulan pembangunan yang meliputi sektor infrastruktur, ekonomi dan sosial budaya.

Melalui pelaksanaan Musrenbang ini, diharapkan seluruh usulan yang disepakati dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan RKPD Kabupaten Minahasa Utara di Tahun 2027, sehingga program pembangunan yang direncanakan benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan potensi wilayah Kecamatan Likupang Barat.

Camat Likupang Barat Maykel Parengkuan, S.STP menegaskan komitmennya untuk terus mendorong perencanaan pembangunan yang partisipatif, transparan, dan berkelanjutan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Seluruh masukan dalam Musrenbang ini harus selaras dan sejalan dengan prioritas pembangunan daerah. Tidak boleh keluar dari arah besar yang sudah ditetapkan,” tegas Parengkuan.

Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menyusun usulan program yang benar-benar prioritas dan menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. (Joyke)