Selisih 12 Persen Sulit Terbendung, Pendukung PAHAM Diminta Tak Takabur - <!--Can't find substitution for tag [blog.Sulut24]-->

Selisih 12 Persen Sulit Terbendung, Pendukung PAHAM Diminta Tak Takabur

Arthur Rahasia (Foto: Dok Pribadi)

Sulut24.com - Manado, Selisih 12,2 persen bukanlah angka yang sedikit bagi paslon walikota Manado dan wakil walikota Manado lainnya untuk mengejar elektabilitas paslon Walikota Julyeta Amelia Paulina Runtuwene (JPAR) dan Harley Mangindaan (AiM) jelang tahapan pencoblosan suara yang akan dilaksanakan 09 Desember mendatang.

Selisih diatas 10 persen dengan jumlah pemilih kota Manado sesuai DPT (Daftar Pemilih Tetap) yang mencapai 328.539 jumlah pemilih dengan waktu yang tersisah tinggal 6 hari dinilai merupakan sebuah keuntungan politik bagi paslon PAHAM.

Wakil Ketua DPD Partai Nasdem Kota Manado Arthur Rahasia mengatakan, masyarakat kota Manado termasuk pendukung berat paslon PAHAM, tidak perlu merespon soal analisa kampungan yang disampaikan sejumlah pihak yang meragukan hasil survei yang disampaikan Indobarometer. Selain tidak rasional dan akademik, komentar miring yang disampaikan sejumlah pihak yang meragukan hasil survei Indobarometer justru menunjukan kepanikan dan ketakutan lawan politik paslon PAHAM di pilkada 09 Desember 2020 mendatang. 

“Dalam catatan saya pribadi bahkan Nasdem, siapa yang tidak kenal dengan Mohamad Qodari. Selain termasuk pengamat politik yang kapabel di Indonesia, Qodari juga memiliki rekam jejak yang sangat baik bersama Indobaramoter yang dipimpinnya,” beber Rahasia yang juga Ketua Komisi II DPRD kota Manado ini.

Lanjut Arther, hampir seluruh wilayah di Indonesia dalam musim pilkada termasuk pilpres tahun-tahun sebelumnya intens menggunakan Indobaramoter untuk melakukan riset terhadap elektabilitas calon kepala daerah. 

“Lembaga survei ini terkenal dengan profesionalitasnya dan kapabilitasnya, bukan lembaga survei kampungan atau titipan untuk memenangkan calon tertentu. Nasdem telah membuktikan diri selama beberapa kali pemilu bahwa, hasil kajian dan riset lembaga survei tetap menjadi tolak ukur, termasuk rekomendasi Indobarometer,” kata Arther. 

Hanya saja, dirinya tetap menghimbau agar kader partai Nasdem, Relawan, Simpatisan maupun pendukung fanatik PAHAM tidak takabur dengan hasil riset yang dikeluarkan oleh Indobaramoter. 

“Kita bersyukur bahwa Indobarometer ikut mengukur sejauh mana kerja kerja politik yang kita mainkan selama ini. Hanya saja, data ini sebaiknya menjadi motivasi untuk kita mengawal, merawat dan terus menaikan tingkat kepercayaan masyarakat kota Manado terhadap paslon PAHAM sampai di TPS nanti,” ajak anggota fraksi partai Nasdem di DPRD Manado ini.

Sebelumnya, survei yang dirilis Direktur Eksekutif Muhammad Qodari melalui Manajer Riset Hadi Suprapto Rusli dari Jakarta menunjukan, pasangan nomor urut 4 Julyeta PA Runtuwene MS dan Harley AB Mangindaan SE MSM (JPAR-Ai) menang dengan elektabilitas 39,5 persen. Sementara, diperingkat kedua 27,3 persen, peringkat ketiga 20,3 persen, dan peringkat terakhir 8,0 persen. Sedangkan pemilih yang masih merahasiakan pilihan sebesar 2,5 persen, belum memutuskan pilihan 2,3 persen, kemudian tidak tahu 0,3 persen.(*)