DPRD Sangihe Dituding Pengecut, Sinedu Bereaksi - <!--Can't find substitution for tag [blog.Sulut24]-->

DPRD Sangihe Dituding Pengecut, Sinedu Bereaksi

Ferdy Panca Sinedu, ST (Foto: Ist)

Sulut24.com, SANGIHE - Tudingan sebagai Pengecut yang dialamatkan ke Lembaga DPRD Sangihe yang dilakukan oleh seorang ASN di Dinas Pariwisata Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe, Alfred Pontolondo (AP) langsung memicu tanggapan DPRD Sangihe.

Nama sang ASN, Alfred Pontolondo yang kini cukup "sibuk" dalam urusan dan aksi Penolakan PT. Tambang Mas Sangihe (TMS) bersama gerakan Save Sangihe Island (SSI) belakangan mendadak "populer" gara - gara postingannya di media sosial yang dianggap mendiskreditkan lembaga terhornat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Dalam salah satu postingan di media sosial Facebook, AP dengan jelas menyatakan bahwa hal yang menyedihkan dalam upaya perjuangan menyelamatkan pulau Sangihe adalah baik pemerintah daerah maupun DPRD Sangihe tidak lebih dari sekumpulan pengecut.

Pernyataan AP ini langsung memancing reaksi DPRD Sangihe yang selama ini sedang dalam kajian tentang persoalan TMS tersebut termasuk kajian tentang Dokumen Tata Ruang Sulut dan Sangihe.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Sangihe, Ferdy Panca Sinedu ST menyatakan, perjuangan ini membutuhkan sinergitas.

"Jika perjuangan hari ini belum membuahkan hasil, berarti perlu kesabaran akan proses ini dan jangan serta merta meng-kambing hitamkan lembaga lain," kata Sinedu.

Menurut Legislator vokal ini, seharusnya AP tidak meng-generalisir dan tampil sebagai tokoh penting dalam sebuah perjuangan. Apalagi, lanjut Sinedu, AP adalah ASN dan bukan LSM. 

"Panjang lebarnya, nantilah dijelaskan di kantor DPRD Sangihe dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP). Yang berani berbuat harus berani bertanggung jawab," tegas Sinedu (Johan)