Langkah Persuasif, Pemerintah Ajak Pedagang Barito Balik Ke Pasar - <!--Can't find substitution for tag [blog.Sulut24]-->

Langkah Persuasif, Pemerintah Ajak Pedagang Barito Balik Ke Pasar


Satuan Polisi Pamong Praja saat memberikan himbauan kepada pedagang Barito

Sulut24.com - Melonguane, Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Kepulauan Talaud gunakan pendekatan persuasif untuk pindahkan pedagang Bawang, Rica dan Tomat (Barito) dari kawasan wisata kuliner Melonguane ke pasar pemerintah, Rabu (18/9/2019).

Pada rahannya dalam apel persiapan, Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra  (Ass I) Setda Kabupaten Talaud Daud Malensang mengatakan bahwa relokasi pedagang harus dilakukan secara merata dan tidak pandang bulu. "Siapapun harus di tertibkan jika melanggar," tegas Malensang.

Namun malensang juga mengingatkan petugas agar tidak menggunakan kekerasan dan mengedepankan pendekatan persuasif dan kekeluargaan. "Harus tetep dalam suasana kekeluargaan dan kebersamaan sebagai anak-anak Porodisa," ujarnya.

Pemindahan pedagang yang dipimpin oleh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Talaud Abner Edam tersebut, dilakukan guna menindak lanjuti arahan Pelaksana Harian Bupati Kepulauan Talaud Adolf Binilang pada Sabtu (14/9), yang menginstruksikan pemindahan pedagang Barito dari lokasi tersebut ke pasar pemerintah.

BACA JUGA :
Binilang : Pedagang Jual Barito di Pasar

Terpantau, pada hari ini Satuan Polisi Pamong Praja bersama pihak terkait melakukan langkah persuasif dan kekeluargaan dengan memberi himbauan agar para pedagang mau pindah dengan kesadaran sendiri tanpa harus dipaksa.

Namun jika masih ada pedagang yang nekat bertahan di lokasi tersebut, pihak Pol PP dan pihak terkait akan mengambil langkah tegas.

Menanggapi himbauan tersebut, Nice Timpua (P) salah seorang pedagang Barito yang berjualan di lokasi wisata mengatakan bahwa dirinya dan mayoritas pedagang di lokasi tersebut, bersedia dengan sukarela untuk pindah ke lokasi yang sudah disiapkan oleh pemerintah.

Namun, Timpua berharap agar pemerintah juga memindahkan pedagang yang masih berjualan di pasar lama yang ada di kawasan pusat Melonguane.
(Koldius Maratade)