PDIP Dan Nasdem Jawara, Tanpa Koalisi Bisa Usung Pasangan Calon Di Pilgub 2020 - <!--Can't find substitution for tag [blog.Sulut24]-->

Widget HTML Atas

 

Advertisement



PDIP Dan Nasdem Jawara, Tanpa Koalisi Bisa Usung Pasangan Calon Di Pilgub 2020


William Ayah Luntungan Ketua GEBRAK Minut dan Pemerhati Politik

Sulut24.com - Minahasa Utara, Perhelatan Pemilihan Kepala Daerah di Nyiur Melambai Sulawesi Utara,  telah diprediksi bakal hanya diikuti tiga kontestan  pasangan calon, yang nantinya akan bertarung pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara, pada bulan September 2020 mendatang.

Ketua Gerakan Bela Rakyat (GEBRAK) Minahasa Utara William Luntungan mengatakan, prediksi ini berdasarkan sebaran perolehan kursi parpol di DPRD Sulut hasil Pileg 2019. Parpol atau koalisi parpol minimal harus memiliki 20 persen perolehan kursi untuk bisa mengusung calon.

"Dari 45 kursi DPRD Sulut, parpol yang memenuhi syarat suara 20 persen, untuk mengusung pasangan calon tanpa koalisi, hanya PDI Perjuangan dan Partai Nasdem, hal ini di lihat dari perolehan  jumlah kursi minimal sembilan kursi dapat mengusung pasangan calon,"  ujar Luntungan, Selasa (7/1/2020) saat diwawancarai media ini disalah satu kantin kantor bupati Minut.

Luntungan yang juga Aktivis Pemerhati Politik Minut ini menegaskan hasil Pileg DPRD Sulut 2019, PDIP memenangi 18 kursi, Nasdem (9), Golkar (7), dan Demokrat (4). Gerindra dan PAN masing-masing 2 kursi. PKB, PKS dan PSI masing-masing 1 kursi.

Sisa kursi yang ada di luar PDIP dan Nasdem yakni 18 kursi. Partai yang lain harus koalisi mengusung calon.

Dari jumlah kursi ini, bisa diusung dua calon lagi dengan ketentuan ada dua koalisi yang harus memiliki masing-masing 9 kursi.

Tapi itu hitung-hitungan matematis, di lapangan dinamika politiknya berbeda.

Sementara itu terkait Bakal Calon Gubernur Sulut , yang nantinya akan bertarung dalam Pilgub nanti. Menurut Luntungan Olly Dondokambey saat ini masih jawara dan juga telah menjadi Calon Tunggal dari PDI Perjuangan  dan siapa pendamping OD, saat ini nama Stepen Oktavian Kandouw pada posisi teratas pendapamping OD.

 "Untuk PDI Perjuangan OD di prediksi Calon tunggal  dan untuk  partai Nasdem sendiri,  ada nama VAP, E2L dan Vicky Lumentut, sedangkan Partai Golkar ada Tetty Paruntu dan PAN ada  Sehand Landjar, namun semuanya adalah kewenangan Pimpinan Partai Politik, siapa yang paling tepat untuk di usung dalam Pilgub nanti," ujar Luntungan yang dekat dengan para kuli tinta.

Luntungan mengatakan dengan Kepiawaian  OD - SK dalam kancah dunia politik, kemungkinan besar pasangan ini, bakal melawan kotak kosong dalam Pertarungan Pilkada nanti dan hal ini bisa saja terjadi karena seorang Olly Dondokambey, dapat melakukan lobi2 politik ditingkat pusat sehingga memungkinkan Pilkada Sulut seperti Pilkada Mitra.

"OD saat ini sangat dekat , dengan semua petinggi Partai Politik , yang ada di Negeri Ini, untuk itu Peluang melawan kotak kosong sangat besar, seperti yang terjadi di Pilkada Mitra beberapa tahun yang lalu," tegas Luntungan.

Luntungan mengatakan Itu dari jalur parpol, sedangkan untuk jalur perseorangan sampai saat ini belum jelas, dan belum ada figur yang bakal memanfaatkan jalur perseorangan tersebut.

"Sejauh ini belum mencuat calon yang coba memanfaatkan jalur ini dan parpol tetap masih jadi primadona sebagai kendaraan politik," pungkas Luntungan yang dikenal Vocal sebagai Aktivis Minut ini.
(Joyke)


Advertisement





 

Advertisement