Terkait Wabah Covid-19, DPRD Sulawesi Utara Gelar Doa Bersama - <!--Can't find substitution for tag [blog.Sulut24]-->

Terkait Wabah Covid-19, DPRD Sulawesi Utara Gelar Doa Bersama


Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara dr. Fransiscus Andi Silangen saat memberikan sambutan sebelum doa bersama

Sulut24.com - Manado, DPRD Provinsi Sulawesi Utara gelar doa bersama pada Selasa (17/3/2020) di ruangan pelayanan adiministrasi dan konsultasi sekertariat DPRD Sulawesi Utara.

Doa bersama yang bertujuan meminta perlindungan Tuhan dari wabah Virus Corona (Covid-19) tersebut dipimpin oleh Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara dr. Fransiscus Andi Silangen dan Tokoh Agama Muslim Ustad Ramly Abas serta dihadiri oleh Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara Melky Pangemanan, Yongkie Limen, Sekertaris DPRD Sulut Glady Kawatu serta para PNS dan THL yang ada di lingkup DPRD Provinsi Sulut.

Dalam sambutan pembukanya dr. Fransiscus Andi Silangen memberikan edukasi terkait rantai penyebaran virus didalam tubuh.

Selain itu, Silangen juga mengatakan bahwa pasien positif Corona di Sulut kini sudah dinyatakan negatif.

"Di Sulawesi Utara ada satu dan saat ini sudah negatif. Dan orang yang kontak langsung dengan pasien sedang dicari oleh pemerintah," jelas Silangen.

Silangen juga mengatakan agar masyarakat jangan panik dan melakukan proteksi yang berlebihan, menurutnya proteksi yang berlebihan (Over Protection) dapat menciptakan kepanikan ditengah masyarakat.

"Kita tidak usah takut, over protection bisa membuat orang panik. Corona ini tidak lebih parah dari Sars dan Mers," tambahnya.

Ia menambahkan jika terkena virus tersebut, dengan imun tubuh yang bagus maka virus tersebut bisa disembuhkan.

Silangen juga mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan keimanan agar terus dalam lindungan Tuhan.

Pada kesempatan yang sama Ustad Ramly Abas dalam sambutannya mengatakan bahwa saat ini wabah Corona sudah ada di berbagai belahan dunia.

Ustad Ramly Abas saat membawakan doa

Namun Ia mengatakan agar tidak perlu terlalu takut, karena dalam Al-Qur'an (Kitab Suci utama dalam agama Islam) ada ayat yang mengatakan bahwa tidak ada sesuatu yang terjadi pada manusia tanpa seijin Allah (Ejaan dalam Umat Muslim)

"Di dalam Al-Qur'an ada tertulis tidak ada virus yang akan masuk ke tubuh kita tanpa seijin Allah (Ejaan dalam Umat Muslim)," ucap Ustad Ramly Abas.

Ia juga mengajak semua umat beragama baik Muslim, Kristen dan agama-agama lainya untuk sama-sama mendoakan para pemimpin pemerintahan baik daerah maupun pusat.

"Kita doakan semua pemimpin kita baik daerah dan pusat. Kita doakan semua pegawai yang ada di kantor dewan ini," tuturnya.

Ditemui usai doa bersama, Sekertaris DPRD Sulut Glady Kawatu mengatakan doa bersama tersebut adalah tindak lanjut dari instruksi yang dikeluarkan oleh Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey.

"Gubernur memberikan arahan untuk menggelar doa sesuai dengan kepercayaan masing-masing," ucap Kawatu.

Sekertaris DPRD Sulut Glady Kawatu 

Lebih lanjut Kawatu mengatakan khusus untuk kantor DPRD Provinsi Sulut para staf dan pimpinan dewan melakukan doa dari ruangan kerja masing-masing.

"Sementara semua pejabat struktural serta beberapa anggota dewan dan staf ahli berdoa di ruangan pelayanan adiministrasi dan konsultasi sekertariat DPRD yang dipimpin oleh Pak Andi Silangen dan Pak Ustad Ramly Abas," jelas Kawatu.

Kawatu berharap dengan adanya doa yang dilakukan oleh semua umat lintas agama, negara Indonesia dapat bersih dari Virus Corona.

"Kita berharap dengan semua umat yang percaya berserah kepada Tuhan, negara kita daerah kita bahkan bangsa-bangsa di seluruh dunia dapat bebas dari Virus Corona," ucapnya.

Lebih lanjut kawatu mengatakan saat ini Sulawesi Utara dalam kondisi yang kondusif dan masih terkendali dari wabah Virus Corona.

"Sampai saat ini daerah Sulawesi Utara dalam kondisi yang kondusif, ini semua kita imani bagian dari kasih dan kemurahan Tuhan," tutup Kawatu.
(Fn)