Dua Opsi Untuk Memutus Mata Rantai Penyebaran Covid-19 di Pasar Pinasungkulan - <!--Can't find substitution for tag [blog.Sulut24]-->

Dua Opsi Untuk Memutus Mata Rantai Penyebaran Covid-19 di Pasar Pinasungkulan


Video Conference Walikota bersama jajaran pemerintah Kota Manado dan PD Pasar Kota Manado
(Foto: Istimewa)
Sulut24.com - Manado, Mengantisipasi makin meningkatnya warga terkonfirmasi covid 19, terlebih di Pasar Pinasungkulan atau klaster Pasar Pinasungkulan, Walikota Manado, DR. Ir. GS Vicky Lumentut, meminta saran dan masukan dari jajaran dilingkungan pemerintah kota Manado dan Direksi PD melalui rapat yang diadakan melalui video conference (Vicon), Senin (18/5/2020).

Diketahui sebelumnya sempat ada opsi yang diusulkan dalam pertemuan yang diikuti Disperindag Provinsi Sulawesi Utara, Disperindag kota Manado dan PD Pasar Manado, terkait pemindahan sementara pedagang pasar pinasungkulan ke lokasi stadion Klabat, namun dalam rapat Vicon kali ini sudah tidak membahas opsi pemindahan ke stadion klabat.

Namun membahas opsi penutupan sementara pasar dan rekayasa pasar atau penataan pedagang di jalan - jalan sambil tetap menerapkan Social Distancing dan Physical Distancing.

Walikota mengatakan mengingat semakin seriusnya situasi pasar Pinasungkulan, maka seluruh masyarakat di wilayah tersebut atau yang datang ke wilayah tersebut wajib mematuhi dan menerapkan protokol kesehatan ketat serta disiplin.

"Semua wajib melakukan protokol kesehatan ketat, pedagang akan diatur jaraknya seperti pasar rakyat di solo yang menggunakan jalan di seputaran pasar untuk sementara dijadikan tempat jualan dengan menggunakan protokol kesehatan, jaga jarak," jelas Walikota.

Walikota juga menambahkan, nantinya usulan penutupan pasar sementara dan rekayasa pasar dengan penataan pedagang di jalanan pasar pinasungkulan akan dibahas lagi bersama Forkopimda dan DPRD kota Manado.
(Ra)