KKN UNS: Edukasi Masyarakat Terdampak Pandemi COVID-19 di Kabupaten Kepulauan Sangihe - <!--Can't find substitution for tag [blog.Sulut24]-->

Widget HTML Atas

 

Advertisement



KKN UNS: Edukasi Masyarakat Terdampak Pandemi COVID-19 di Kabupaten Kepulauan Sangihe

Dwita Fortuna Manikoe menyerahkan sabun pencuci tangan kepada salah seorang warga
(Foto: Dok Pribadi)


Penulis : Dwita Fortuna Manikoe


Sulut24.com - Sangihe, Beberapa waktu belakangan ini, negara-negara diberbagai belahan bumi digemparkan oleh munculnya Corona Virus Disease atau lebih dikenal dengan COVID-19. Virus ini pertama kali ditemukan pada bulan Desember 2019 lalu di Kota Wuhan, China, hingga kemudian menyebar ke hampir seluruh penjuru dunia dengan kasus positif yang kian hari kian bertambah, tidak terkecuali Indonesia.

Pada bulan Maret lalu World Health Organization (WHO), resmi menyatakan COVID-19 sebagai Pandemi. Tercatat lebih dari 118 ribu kasus infeksi di lebih dari 110 negara di seluruh dunia dengan resiko penyebaran global yang lebih luas. Hal ini mengakibatkan pembatasan berbagai kegiatan dan aktivitas diluar rumah, salah satunya dibidang pendidikan. Tidak hanya Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah, berbagai Perguruan Tinggi pun telah memberlakukan sistem kuliah jarak jauh.
Nah, khususnya Universitas Sebelas Maret (UNS). Berbagai kegiatan dimulai dari perkuliahan hingga sidang ujian akhir di UNS pun dilakukan dengan cara daring.

Situasi inilah yang menjadi ide awal dalam pelaksanaan salah satu kegiatan wajib mahasiswa yaitu Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN), yang dilaksanakan dengan cara memberikan kesempatan bagi Mahasiswa untuk menjadi Relawan dalam masa pandemi COVID-19 sebagai upaya pencegahan dan penanggulangan serta memutus mata rantai penyebaran COVID-19.

Berbeda dari kegiatan KKN pada umumnya, KKN UNS di masa pandemi COVID-19 ini dilaksanakan secara perseorangan berdasarkan daerah domisilinya masing-masing, salah satunya di Kelurahan Soataloara 1, Kecamatan Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara. KKN UNS dalam masa Pandemi COVID-19 dilaksanakan sejak 15 Mei hingga 30 Juni 2020. Kegiatan KKN ini difokuskan untuk mengedukasi warga sekitar dengan tujuan meningkatkan pemahaman warga terkait COVID-19.


Beberapa kegiatan yang dilaksanakan yaitu, edukasi dengan menggunakan e-poster melalui beberapa media sosial; edukasi terkait COVID-19 secara langsung ke rumah-rumah warga, sekaligus memberikan fasilitas berupa handwash, tisu kering, tisu basah, dan juga masker, yang dikemas sekaligus dalam sebuah kantong plastik; dan juga kegiatan edukasi dan penyerahan fasilitas seperti tempat cuci tangan, handwash, dan lainya.

Sejumlah masyarakat yang sempat ditemui diantaranya Syaneke Daukalu dan Jumnia Lintuhaseng, saat disambangi menyatakan merasa berterimakasih sudah mendapat pencerahan tentang COVID-19, menurut Jumnia Lintuhaseng tadinya dianggap hal yang biasa, namun sekarang lebih waspada dengan COVID-19.

"Ya kami berterima kasih atas edukasinya tentang COVID-19 ini, dan ini perlu dan wajib melakukan Protap kesehatan, Jaga Jarak, memakai masker, selalu mencuci tangan, dan hidup bersih," ungkap Jumnia di iyakan pula Syaneke Daukalu.


Sementara Seluruh kegiatan yang dilaksanakan oleh para mahasiswa KKN UNS COVID-19 diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan dan pemahaman masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan diri dan mematuhi protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan penyebaran COVID-19. Hal ini bertujuan agar dapat menekan dan mengurangi angka kasus positif di Indonesia dan semakin cepat menuju kehidupan normal seperti sedia kala.


Advertisement





 

Advertisement