25 Tahun Memberi Diri Sebagai Syamas di GMIM, Syamas Petrus: Kehormatan, Kekayaan & Kekuasaan Adalah Milik Tuhan - <!--Can't find substitution for tag [blog.Sulut24]-->

25 Tahun Memberi Diri Sebagai Syamas di GMIM, Syamas Petrus: Kehormatan, Kekayaan & Kekuasaan Adalah Milik Tuhan


Petrus Macarau
(Istimewa)
Sulut24.com - Minahasa Utara, Siapapun tak akan pernah menyangka kalau sosok Petrus D Macarau, SE, MM adalah sosok pelayan khusus yang sudah 25 tahun lebih memberi diri dalam pelayanan di lingkungan GMIM.

Sosok syamas yang beberapa kali dipercayakan sebagai Badan Pekerja Majelis Jemaat (BPMJ) ini, hampir setiap pemilihan pelayan khusus maupun BPMJ selalu dipercayakan menempati jabatan strategis. Saat ini, Syamas Petrus Macarau, SE. MM dipercayakan sebagai Wakil Ketua BPMJ di salah satu jemaat di Wilayah Manado Timur IV.

Panggilan pelayanan bagi Syamas PDM adalah, bentuk pemberian diri tanpa batas kepada pencipta umat manusia tanpa ada unsur rekayasa atau pemaksaan karena kepentingan kelompok maupun kepentingan politik. “Hal yang paling haram dalam kehidupan saya pribadi maupun warga gereja secara keseluruhan adalah, menjadikan pelayanan sebagai komoditas sesaat karena kepentingan pribadi maupun kelompok,” kata Syamas Petrus.

Untuk itu, sudah menjadi komitmen pribadi bahkan keluarganya untuk menjadikan pelayanan gereja sebagai prioritas utama dalam hidup, meksipun dirinya juga sadar bahwa dirinya adalah seorang aparatur sipil negara (ASN) yang memberi diri untuk bangsa dan negara.


“Sesibuk apapun saya sebagai ASN, waktu untuk ibadah, kunjungan pelayanan doa ke jemaat, sidang majelis ataupun diberikan kesepatan menjadi khadim di kolom maupun BIPRA adalah harga mati bagi saya. Ini komitmen saya dengan Tuhan yang tidak bisa ditawar-tawar,” cetus Macarau polos.

Dirinya menyadari bahwa, apapun yang dimiliki manusia seperti kekayaan, kehormatan bakan kekuasaan adalah dari Tuhan dan sifatnya adalah sementara waktu.

“Tidak ada yang perlu kita dibanggakan, karena semua itu adalah milik Tuhan. Yang perlu kita lalukan adalah, bagaimana memanfaatkan kekayaan, kekuasaan dan kehormatan yang Tuhan berikan, untuk berbagai kasih kepada sesama, karena itulah hukum yang pertama dan terutama,” ajak Syamas Petrus Macarau berbagi pengalaman tentang kisah perjalanan hidupnya sebagai seorang yang dipakai oleh Tuhan.

Untuk itu, dalam konteks pilkada Minut 2020, dirinya sadar bahwa ketika dirinya tercatat sebagai bakal calon wakil Bupati mendampingi Shintia G Rumumpe (SGR) sebagai calon Bupati, semua karena anugrah dan kemurahan Tuhan Yesus.

“Saya sadar bahwa ini bukan karena kuat dan gagahnya kita, namun, semua karena kemurahan Tuhan Yesus. Tanpa, Tuhan Yesus mustahil saya mampu berkarya untuk masyarakat di kabupaten Minut,” jelas PDM, sapaan akrab calon wakil Bupati Minut yang kini dipercayakan menjabat Kepala Badan Keuangan Aset Daerah Kabupaten Minahasa Utara.
(Mas/tim)