Pengamat Ekonomi Sulut Sebut Sektor Pertanian Bisa Bertahan Kuat Saat Krisis - <!--Can't find substitution for tag [blog.Sulut24]-->

Widget HTML Atas

 

Advertisement



Pengamat Ekonomi Sulut Sebut Sektor Pertanian Bisa Bertahan Kuat Saat Krisis

Situasi jual beli hasil pertanian berupa sayur dan buah di Pasar Bersehati Kota Manado
(Foto: Sulut24/Fn)
Sulut24.com - Manado, Wabah Covid-19 yang menghantam hampir seluruh dunia membuat perekonomian di berbagai negara mengalami kontraksi dan Indonesia termasuk negara yang mengalami pertumbuhan ekonomi yang negatif pada kuartal II.

Berdasarkan data yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik, perekonomian Indonesia pada kuartal II bertumbuh negatif 5,32 persen.

Sedangkan untuk Provinsi Sulawesi Utara sendiri, Badan Pusat Statistik Provinsi Sulawesi Utara merilis bahwa ekonomi Sulawesi Utara pada kuartal II bertumbuh negatif 3,89 persen.

Menanggapi hal tersebut, pengamat ekonomi Sulawesi Utara Prof. Anderson Kumenaung berpandangan bahwa kebijakan - kebijakan yang diambil oleh pemerintah khususnya Provinsi Sulawesi Utara pada kuartal kedua untuk menaikan pertumbuhan ekonomi tidak akan serta merta membuat ekonomi Sulawesi Utara membaik pada kuartal ketiga.

"Kebijakan semester ini tidak bisa serta merta, membuat ekonomi di triwulan depan membaik seketika, dia butuh proses, maka pekerintah daerah harus menyiapkan treatment jangka pendek sambil mempersiapkan kebijakan jangka panjang yang membangun stuktur ekonomi yang lebih kuat," tuturnya.

Prof. Anderson Kumenaung
(Dok Pribadi)

Menurut Kumenaung, di Sulawesi Utara dan Indonesia pada umunya, sektor yang dapat bertahan pada saat terjadi krisis ekonomi adalah sektor pertanian.

"Di Sulawesi Utara, dan Indonesia pada umumnya disaat ada krisis ekonomi, yang bertahan kuat sebenarnya sektor pertanian, ekonomi kerakyatan dan usaha-usaha kecil. Itu kuat," jelasnya kepada Sulut24.com beberapa waktu lalu.

Ia berujar sebaiknya pemerintah kedepan betul-betul memperhatikan sektor pertanian di Sulawesi Utara.

"Karena banyak masyarakat di Sulut hidupnya tergantung pada sektor pertanian, perikanan, peternakan dan perkebunan," tambah Kumenaung.

Untuk itu Ia berharap pemerintah dapat membangun sektor pertanian yang kuat agar bisa membantu menopang perekonomian di Indonesia khususnya wilayah Sulawesi Utara.

"Kedepan bangun lah sektor pertanian dalam arti luas yang kuat, apalagi kalau hasil panennya itu bisa dikelola oleh industri yang menggunakan bahan baku lokal terutama hasil pertanian, perikanan dan kelautan," pungkasnya.
(Fn)


Advertisement





 

Advertisement