Bayar Nazar Pada Tuhan, Onibala Anggarkan Tunjangan Bagi Hamba Tuhan Dan Lansia - <!--Can't find substitution for tag [blog.Sulut24]-->

Bayar Nazar Pada Tuhan, Onibala Anggarkan Tunjangan Bagi Hamba Tuhan Dan Lansia

Pjs Bupati Minsel Drs. Meiki Marthen Onibala MSi bersama istri tercinta, Grace Sekoh SE sedang didoakan dan diberkati oleh para hamba Tuhan di Minsel. (foto: Sulut24/simon)

Sulut24.com - Minsel, Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Minahasa Selatan (Minsel), Drs. Meiki Marthen Onibala, MSi kembali buat gebrakan.

Birokrat handal ini menunjukkan kepedulian dan apresiasi yang tinggi terhadap eksistensi dan peran para hamba Tuhan dan kaum lanjut usia (lansia). 

Dalam rapat awal penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun 2021 dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Onibala memerintahkan untuk mengisi anggaran tunjangan bagi hamba Tuhan dan lansia. 

Meski sempat terjadi sedikit polemik, namun insentif untuk hamba Tuhan dan lansia akhirnya disetujui TAPD dan dimasukkan dalam pos anggaran. 

Keputusannya menganggarkan insentif untuk hamba Tuhan dan lansia itu, jadi ‘buah bibir’ di kalangan masyarakat Minsel. 

”Saya sudah perintahkan TAPD untuk menganggarkan insentif untuk hamba Tuhan dan lansia di APBD 2021. Pemberian insentif itu, akan berlaku mulai tahun 2021 mendatang dan pencairannya dihitung per triwulan,” ungkap Onibala kepada wartawan, usai memimpin rapat dengan para pejabat teras Pemkab Minsel, Jumat (23/10/2020) lalu. 

Hamba Tuhan akan menerima tunjangan sebesar Rp. 750.000 per bulan. Sementara tunjangan bagi lansia sebesar Rp. 500.000 per bulan. Pencairannya dihitung per triwulan. 

”Lumayan untuk tambah-tambah kebutuhan hidup. Ini sudah menjadi nazar saya kepada Tuhan. Tuhan sudah memberkati hidup saya, karena itu saya pun ingin menjadi saluran berkat bagi banyak orang, terlebih bagi para hamba Tuhan dan lansia,” kata Inspektur Provinsi Sulut ini.

Terkait pemberian insentif bagi hamba Tuhan, kata Onibala, kebijakan ini didasari oleh peran aktif mereka dalam menunjang setiap program kerja dan kebijakan yang ditempuh oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minsel.

”Peran hamba Tuhan sangat besar. Secara spiritual, mereka terlibat langsung dalam pembangunan daerah. Setiap hari mereka mendoakan dan memberkati jemaatnya, termasuk saya sebagai pemimpin dan abdi masyarakat Minsel. Karena itu, mereka pantas diberi apresiasi,” ujar suami tercinta Grace Sekoh, SE ini. 

Selain pemberian insentif untuk hamba Tuhan dan lansia, Onibala juga memerintahkan TAPD untuk menaikkan gaji Tenaga Harian Lepas (THL) dan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di jajaran Pemkab Minsel. 

Menurut Onibala, bila dibandingkan dengan kabupaten dan kota lainnya di Sulawesi Utara (Sulut), TPP bagi para pejabat struktural dan pegawai di jajaran Pemkab Minsel masih sangat kecil. Apalagi gaji THL, yang sampai sekarang ini masih jauh dibawah Upah Minimum Provinsi (UMP). 

”Karena itu, saya sudah perintahkan kepada TAPD agar kenaikan gaji THL dan TPP bagi seluruh ASN harus menjadi prioritas dalam pembahasan RAPBD 2021. Saya sudah mengingatkan, saya tidak akan menandatangani RAPBD 2021, bila instruksi saya ini tidak dilaksanakan,” tandas Onibala. 

Terobosan yang sangat berarti ini, sambung Onibala, diharapkan akan selalu dikenang dan dihargai oleh masyarakat Minsel. 

”Bila sudah mengakhiri tugas sebagai Pjs. Bupati Minsel, setidaknya saya sudah berbuat yang terbaik bagi kesejahteraan ASN, THL, para hamba Tuhan dan lansia di daerah ini. Dan saya berharap, jika suatu saat nanti saya bisa datang lagi ke Minsel, rakyat Minsel akan menyambut saya dan keluarga dengan tangan terbuka,” kunci Onibala. 

(Simon)