Demi Kebersamaan dan 'Rebut Hati' Bawahan, Onibala Traktir Minum Kopi di Topaz - <!--Can't find substitution for tag [blog.Sulut24]-->

Demi Kebersamaan dan 'Rebut Hati' Bawahan, Onibala Traktir Minum Kopi di Topaz

 

Pjs. Bupati Minsel, Drs. Mecky Marthen Onibala, MSi bersama jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan. (Istimewa) 

Sulut24.com – Minsel, Banyak cara dilakukan orang untuk membangun komunikasi demi merebut simpati dan dukungan dari banyak orang. Salah satu cara yang paling praktis namun terbukti berhasil, yakni membaur dengan banyak orang sambil ditemani secangkir kopi dan ngobrol sembari menebar guyonan ringan.

Itulah yang dilakukan oleh Pjs. Bupati Minsel, Drs. Mecky Marthen Onibala, MSi. Sebagai birokrat senior yang sarat pengalaman (pernah menjabat Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Minsel selang 2003-2008 silam dan untuk yang kedua kalinya mengemban tugas sebagai Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Minsel), Onibala sangat tahu persis bagaimana caranya merebut hati bawahannya.

Nongkrong di warung/kedai kopi sambil ngobrol santai dipilih Onibala sebagai bagian dari “gaya” diplomasinya. Dan ternyata, "diplomasi warung kopi" ini membuahkan hasil.

Usai melakukan senam zumba bersama di aula Waleta Kantor Bupati Minsel, Onibala yang turut didampingi istri tercinta Grace Sekoh SE mengajak Sekretaris Daerah (Sekda) Denny Kaawoan SE, MSi dan sejumlah kepala dinas (Kadis) dan kepala badan (kaban) menuju kedai kopi 'Topaz' yang terletak di pusat pertokoan Pasar 54 Amurang, Jumat (02/10/2020).  

Selain menyerap aspirasi masyarakat, momen minum kopi bersama itu dimanfaatkan Onibala untuk merebut simpati dan dukungan penuh dari para pejabat teras di jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minsel.

Hasilnya, suasana kaku dan aksi penolakan yang pernah dilakoni segelintir top eksekutif Minsel selama beberapa hari sejak hari pertama Onibala menduduki Kantor Bupati Minsel, akhirnya mencair dan berakhir mesra.

Suasana yang semula tegang berubah menjadi santai dan menyenangkan. Tawa canda bahkan mulai terdengar. Beberapa pejabat malah ada yang mulai berani menanggapi cerita dan guyonan yang dilontarkan oleh Onibala.

"Saya tahu sekali siapa pejabat eselon dua yang paling kaya di antara kalian,’’ ujar Onibala kepada mereka saat membuka percakapan. Para pejabat pun saling menatap satu sama lain dan ada yang mulai tampak gelisah demi mendengar pernyataan tersebut.

"Pejabat yang paling kaya di Minsel, bukan pak sekda. Bukan juga saya sebagai Pjs Bupati. Tapi, justru pak Kadis PU. Kenapa? karena dia yang paling banyak proyek,’’ timpal Onibala yang disambut tawa segenap bawahannya.

Menanggapi guyonan Onibala tersebut, para pejabat eselon dua ini akhirnya mulai membuka diri. Bahkan, di antara mereka ada yang berbagi cerita tentang kenangan manis dan lucu yang pernah dialami saat merintis karir sebagai abdi negara dari level paling bawah.

"Kita tahu siapa ngoni dan ngoni juga tahu siapa kita. Saya bukan baru kali ini menginjakkan kaki dan mengabdi di Minsel. Sejak dimekarkan dari Kabupaten Induk Minahasa pada tahun 2003 silam, saya pernah bertugas di sini sebagai Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD),’’ ujar Onibala lagi.

Putra asal Tolok-Minahasa ini mengingatkan, ketika menjabat Kepala BKD Minsel selang 2003 hingga 2008 di era kepemimpinan Bupati Drs. Ramoy Markus Luntungan, dia acapkali jadi instruktur bagi para calon kadis dan kaban yang tengah mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan (Diklatpim) tingkat II.

"Torang kasiang masih level pemain, pak Onibala so level pelatih. Bapak tahu betul bagaimana torang pe lenggang. Jadi sebaiknya torang mengalir saja dan dukung penuh kepemimpinan pak Onibala,’’ tutur staf ahli Drs. Decky Tuwo yang diaminkan segenap pejabat teras Pemkab Minsel.

Usai minum kopi dan makan biapong, Onibala didampingi Sekda Kaawoan dan staf ahli Drs. Decky Tuwo melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar 54 Amurang. 

(Simon)