Memaknai Hari Sumpah Pemuda di Masa Pandemi COVID, Bulele Bilang Begini - <!--Can't find substitution for tag [blog.Sulut24]-->

Widget HTML Atas

 

Advertisement



Memaknai Hari Sumpah Pemuda di Masa Pandemi COVID, Bulele Bilang Begini

Efraim Bulele (dok. Pribadi)

Sulut24.com - Manado, Hari Sumpah Pemuda selalu diperingati setiap 28 Oktober dan tahun ini merupakan peringatan ke-92. Tahun ini, peringatan sumpah pemuda mengusung tema Bersatu dan Bangkit.

Namun, peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun ini sedikit berbeda dengan tahun sebelumnya karena terjadi di tengah pandemi COVID-19.

Berkaca dari kondisi ini, Ketua Maritim Muda Sulut Efraim Bulele mengatakan momentum sumpah pemuda tahun ini seharusnya menjadi 'batu loncatan' bagi generasi muda di Indonesia, khususnya generasi muda di Sulawesi Utara untuk kembali bangkit dari keterpurukan akibat Pandemi Covid-19 ini.

Menurut Efraim, sebagai pemuda, kita punya kesempatan yang lebih besar untuk berbagi dan berkontribusi.

”Pandemi ini adalah satu kesempatan bagi anak muda untuk mengembangkan usaha. Misalnya memulai usaha secara digital,” kata Efraim kepada Sulut24.com, Rabu (28/10/2020) malam.

”Bicara soal digital, pasti erat kaitannya dengan perkembangan saat ini. Bahwa manusia sosial adalah manusia yang dinamis. Artinya, kita juga harus adaptif dan siap untuk setiap kondisi,” itu prinsip saya kata Efraim.

Meskipun pandemi kita tidak boleh menolak kalau sekarang kita memasuki era yang segala sesuatu berkembang dengan pesat.

”Salah satu contoh mungkin saya yang bergerak dan aktif dalam organisasi bidang kemaritiman. Sering muncul di kepala saya tentang perkembangan teknologi, aksesibilitas laut, ekonomi kemaritiman, kerja sama dan lain-lain. Begitu banyak hal yang berkembang meskipun di masa pandemi,” ungkapnya

”Terkadang, dampak pandemi sendiri menjadi alasan untuk tidak produktif. Itu yang saya amati. Padahal, dihadapkan dengan perbedaan situasi saat ini, inilah kesempatan untuk hengkang dari zona nyaman,” pungkas pria yang diketahui aktif diberbagai organisasi kepemudaan ini.

Selain itu, peran generasi muda, sebagai sosok yang kuat, yang tegar, yang penuh semangat dan energi, dapat membawa perubahan dengan bersama-sama membantu pemerintah dalam memutus rantai penyebaran Covid-19. 

Dalam mengatasi permasalahan yang terjadi, semua masyarakat termasuk para generasi muda mempunyai peran dan tugas dalam menghadapi pandemi Covid-19, terutama pada generasi muda, usia muda merupakan waktu yang tepat untuk melakukan perubahan yang besar.

Peran generasi muda ini sangat penting dan generasi muda bisa berperan sebagai pembawa perubahan yang besar, dengan semangat gotong royong para pemuda dapat bersama-sama melakukan hal-hal yang dapat memutus mata rantai virus Covid-19 dengan menjadi pelopor dan penggerak protokol kesehatan.

”Generasi muda dapat bersama-sama melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya protokol kesehatan saat ini karena protokol kesehatan sangat penting untuk masyarakat dalam melakukan berbagai aktivitas sosial saat ini,” tuturnya

”Tapi pertanyaannya, dimana anak muda? bagaimana anak muda menanggapi perkembangan dan situasi saat ini?,” tanya Efraim.

(Melky)


Advertisement





 

Advertisement