Warga Protes Tambang Bowone Beraktivitas Kembali, Kapolres: Nanti saya Cek - <!--Can't find substitution for tag [blog.Sulut24]-->

Widget HTML Atas


Warga Protes Tambang Bowone Beraktivitas Kembali, Kapolres: Nanti saya Cek

Aktifitas di tambang Bowone (foto: Ist)

Sulut24.com - Sangihe, Pertambangan rakyat diwilayah Kampung Bowone Kecamatan Tabukan Selatan Tengah dalam sepekan terakhir terpantau mulai beraktivitas lagi.

Hal ini langsung memicu protes sebagian besar warga penambang rakyat lainnya yang hingga kini masih bertahan menunggu kebijakan dan keputusan pemerintah terhadap nasib mereka.

Belum lagi, penambang rakyat yang kini masih menjalani proses hukum merasa diperlakukan tidak adil. Betapa tidak, disaat mereka harus di proses hukum akibat tambang tanpa izin, disisi lain ada warga penambang yang bebas melakukan aktivitas pertambangan meski tanpa dilengkapi perizinan sesuai aturan perundang - undangan.

Yunus David Nusi, warga Kaluwatu yang ikut dijerat kasus tambang ilegal pada pertengahan April lalu yang kini berstatus Tersangka ikut mempertanyakan aktivitas tambang Bowone yang kembali dibuka. 

"Sangat disayangkan, ketika torang harus menjalani proses hukum, penambang lain justru bebas bekerja," keluh Nusi.

Senada disampaikan Junawir Stirman SH kuasa hukum beberapa Tersangka kasus tambang ilegal. Menurutnya, Kepolisian harusnya segera bertindak ketika ada informasi aktivitas tambang Bowone. "Ada izin atau tidak, aktivitas di Bowone itu harus jadi perhatian Polisi. Ada yang di proses hukum, mengapa yang lain bisa leluasa menambang?," tanya Stirman.

Sementara itu, Kapolres Kepulauan Sangihe, AKBP Tony Budi Susetyo S.IK dihubungi Sulut24.com sepertinya belum mengetahui adanya aktivitas tambang tersebut. "Makasih infonya, nanti saya cek," kata Kapolres.

"Kalau ijinnya tidak lengkap dan membuat situasi tidak kondusif, akan kami proses sesuai aturan yang berlaku," tutup Susetyo.(Johan/Vickh)