Cegah Penyebaran Covid-19, Ratusan Napi Lapas Amurang Akan Ikut Swab Test - <!--Can't find substitution for tag [blog.Sulut24]-->

Cegah Penyebaran Covid-19, Ratusan Napi Lapas Amurang Akan Ikut Swab Test

 Kepala Lapas Kelas III Amurang, Fentje Mamirahi SPd (foto: Sulut24/simon)


Sulut24.com – Minsel, Untuk mencegah sekaligus menangkal penyebaran Covid-19 di kalangan napi/warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Amurang, pihak pengelola Lapas baru-baru ini mengajukan permohonan pelayanan pemeriksaan swab kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel).

Sebagaimana diketahui, swab test atau pemeriksaan swab adalah cara untuk mendapatkan sampel yang digunakan dalam metode Polumerasi Chain Reaction (PCR). Pemeriksaan swab menggunakan sampel lendir yang diambil dari dalam hidung atau tenggorokan seseorang. Hasil akhir dari pemeriksaan tersebut menunjukkan ada tidaknya virus Corona dalam tubuh seseorang.

"Saya sudah menghubungi Dinkes Minsel untuk melakukan pemeriksaan swab kepada para napi di Lapas Amurang. Ini perlu dilakukan karena napi di sini jumlahnya ratusan orang. Saya harus pastikan bahwa mereka semuanya dalam kondisi sehat dan bebas dari virus mematikan tersebut," ujar Kepala Lapas Kelas III Amurang, Fentje Mamirahi SPd saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, belum lama ini.

Menurutnya, ratusan napi penghuni Lapas Amurang terakhir kali menjalani rapid dan swab test pada Oktober 2020 lalu. Ketika itu, Mamirahi belum bertugas di Lapas Amurang.

"Ketika itu, saya belum bertugas di sini. Informasi yang saya terima, hasil pemeriksaannya negatif. Tapi karena rentang waktunya sudah cukup lama, saya minta agar bisa dilakukan kembali pemeriksaan swab. Supaya saya bersama puluhan petugas dan pegawai di sini bisa bekerja dengan tenang dan nyaman," tutur mantan Kepala Cabang Rumah Tahanan (Rutan) Tahuna di Tamako dan Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas Tondano ini.  

Bila pada pemeriksaan nanti ada napi yang terkonfirmasi positif Covid-19, sambung Mamirahi, akan disediakan ruang tahanan khusus untuk menjalani proses isolasi mandiri. 

"Bila hasil pemeriksaan nanti, ada napi yang reaktif atau terkonfirmasi positif Covid-19, kami sudah siapkan ruang tahanan khusus untuk isolasi. Supaya napi atau pegawai lainnya bisa terhindar dari penyebaran virus tersebut. Tapi saya berharap hasil pemeriksaan nanti, semoga tetap negatif," kata Mamirahi sembari mengungkapkan, saat ini Lapas Amurang dihuni 218 napi/warga binaan dan 37 pegawai.

Pada kesempatan terpisah, Kepala Dinkes Minsel dr. Erwin Schouten ketika dihubungi menyatakan siap melakukan pemeriksaan swab terhadap para napi di Lapas Amurang.

"Saat ini kami lagi fokus pada kegiatan vaksinasi covid-19 Sinovac di 17 Puskesmas dan sejumlah rumah sakit di Minsel. Bila sudah selesai, saya akan menugaskan sejumlah tenaga kesehatan (nakes) untuk melakukan swab test di Lapas Amurang," janji Schouten yang tercatat sebagai alumni Fakultas Kedokteran Unsrat angkatan 1997. (Simon)