Antisipasi Teror Jelang Paskah, Polres Minsel dan TNI Intensifkan Patroli dan Razia - <!--Can't find substitution for tag [blog.Sulut24]-->

Antisipasi Teror Jelang Paskah, Polres Minsel dan TNI Intensifkan Patroli dan Razia

 Personel gabungan Polres Minsel dan TNI sedang menggelar kegiatan patroli dan razia. (foto: Ist)

Sulut24.com, MINSEL - Pasca aksi bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) pada Minggu (28/03/2021) lalu, Polres Minahasa Selatan (Minsel) dan jajarannya terus mengintensifkan kegiatan patroli rutin dan razia, dalam rangka pemeliharaan kamtibmas (Harkamtibmas) guna menciptakan rasa aman dan nyaman di tengah masyarakat, khususnya di wilayah Kabupaten Minsel. 

Sebagaimana terpantau pada Selasa malam (30/03/2021), personel gabungan Polres Minsel bersama anggota Koramil TNI Kodim 1302 Minahasa menggelar patroli skala besar serta razia di pintu masuk perbatasan kabupaten, pusat keramaian, dan tempat peribadatan. 

Patroli dan razia juga dilakukan di pusat perbelanjaan pasar dan pertokoan, serta objek-objek vital pemerintah dan kawasan usaha industri. 

Kegiatan patroli skala besar ini dilaksanakan serentak oleh personel gabungan TNI/Polri. Hal yang sama dilakukan di 9 (Sembilan) Polsek jajaran Polres Minsel.

“Sebagaimana diketahui, beberapa hari lalu terjadi aksi terorisme di Makassar, Sulsel. Pasca peristiwa menghebohkan itu, Polres Minsel bersinergi dengan TNI Kodim 1302 Minahasa, terus mengoptimalkan dan mengintensifkan patroli dan razia," ungkap  Kapolres Minsel, AKBP S. Norman Sitindaon, SIK saat ditemui usai apel pagi, Rabu (31/03/2021).

Menurutnya, hal itu dilakukan sebagai upaya preventif terhadap setiap potensi gangguan kamtibmas, sekaligus mengantisipasi kemungkinan terjadinya ancaman terorisme di wilayah Kabupaten Minsel.

Ditegaskannya, jajaran Polres Minsel akan terus meningkatkan kuantitas dan kualitas pelaksanaan patroli dan razia. Apalagi menjelang perayaan Paskah bagi umat Kristiani. 

“Tidak perlu takut, apalagi panik berlebihan. Tingkatkan kewaspadaan, tetap peka dan tanggap menyikapi setiap perkembangan situasi di wilayah tempat tinggal masing-masing," pintanya.

Bila ada hal-hal yang mencurigakan, Kapolres Sitindaon meminta agar masyarakat jangan sungkan berbagi informasi kepada pihak kepolisian. Masyarakat juga diminta tetap tenang dan tidak terprovokasi dengan peristiwa bom bunuh diri di Makassar.

"Mari kita jaga dan pererat terus kerukunan antar umat beragama yang sudah terjalin mesra selama ini.   Keamanan dan kenyamanan masyarakat merupakan tanggung jawab kita bersama,” imbau Perwira Menengah (Pamen) Polri ini. (Simon)