UNIMA Terus Dibanjiri Mahasiswa Baru, PUSKOM UNIMA Gelar Simulasi UTBK - <!--Can't find substitution for tag [blog.Sulut24]-->

UNIMA Terus Dibanjiri Mahasiswa Baru, PUSKOM UNIMA Gelar Simulasi UTBK

 

Ketua Puskom UNIMA Bobby Hamenda SE MSi, MIntDevEc (Foto: Ist)

Sulut24.com, TONDANO - Universitas Negeri Manado saat ini terus dibanjiri pendaftarnya yakni Mahasiswa Baru.

Sebanyak 600 Mahasiswa Baru UNIMA nantinya akan mengikuti  Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK).

Sementara itu terkait UTBK tersebut Kamis (25/3/2021) seluruh jajaran Puskom menggelar simulasi yang dipusatkan di Laboratorium Puskom UNIMA.

Ketua Puskom UNIMA Bobby Hamenda SE MSi, MIntDevEc mengatakan UTBK merupakan salah satu syarat bagi calon mahasiswa yang mendaftar melalui Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).


"Materi yang diujikan adalah tes potensi skolastik (TPS) dan tes potensi akademik (TPA). Nilai UTBK ini menjadi salah satu syarat untuk lulus SBMPTN," ujar Hamenda yang dikenal dekat dengan para kuli tinta ini.

Menurut Bobby Hamenda UTBK tahun 2021 dibagi menjadi dua gelombang. Gelombang pertama digelar 12 April sampai dengan 18 April 2021, kemudian gelombang kedua dilaksanakan 26 April smpai 2 Mei 2021

Bobby Hamenda menegaskan pelaksanaan UTBK bakal digelar tatap muka meski di tengah pandemi virus corona di tempat yang sudah ditentukan sebelumnya. Oleh karena itu beberapa hal perlu dipersiapkan para peserta seperti surat sehat bebas Covid-19, serta isolasi mandiri mulai 14 hari sebelum pelaksanaan UTBK.

"Untuk peserta diantar ke lokasi UBTK, para pengantar harus menurunkan peserta di drop zone dan tidak diperkenankan menunggu di dalam kampus," ujar  Bobby Hamenda yang dikenal murah senyum.


Sementara itu DR. Javier Tuerah MPd mengatakan seleksi penerimaan mahasiswa baru terdiri dilakukan melalui tiga jalur seleksi yakni Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), dan Baku Bekeng Pande (B2P)

"Dalam jalur SNMPTN, calon mahasiswa tak perlu mengikuti ujian terlebih dulu karena hanya nilai rapor mereka yang menjadi diseleksi sesuai dengan nilai yang ditetapkan oleh universitas tujuan. Jalur ini disebut juga sebagai jalur prestasi," ucap DR. Jaiver Tuerah yang juga staf khusus Rektor UNIMA.

Menurutr DR. Jaiver Tuerah MPd para calon mahasiswa wajib mengikuti UTBK terlebih dahulu jika mendaftar melalui jalur SBMPTN. Sedangkan pada ujian B2P calon mahasiswa harus mengikuti sejumlah tes yang diadakan oleh UNIMA. (Joyke)