Polres Minsel Gelar Pasukan Ops Keselamatan Samrat 2021 - <!--Can't find substitution for tag [blog.Sulut24]-->

Polres Minsel Gelar Pasukan Ops Keselamatan Samrat 2021

Kapolres Minsel, AKBP S. Norman Sitindaon, SIK foto bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Minsel. (foto: Ist)

Sulut24.com, MINSEL - Polres Minahasa Selatan (Minsel) melaksanakan apel gelar pasukan Operasi (Ops) Kepolisian Kewilayahan ‘Keselamatan Samrat 2021’, Senin pagi (12/04/2021).

Apel gelar pasukan dilaksanakan di halaman utama Markas Komando (Mako) Polres Minsel yang dipimpin langsung oleh Kapolres Minsel AKBP S. Norman Sitindaon, SIK.

Turut hadir pada kesempatan itu, jajaran Forkopimda Kabupaten Minsel, pejabat utama dan personel Polres Minsel, anggota Koramil TNI Kodim 1302 Minahasa, Dinas Perhubungan (Dishub) dan Sat Pol PP Kabupaten Minsel.

Apel gelar pasukan ini dirangkaikan dengan penyematan pita operasi kepada perwakilan personel TNI/Polri, Dishub dan Sat Pol PP, serta pemeriksaan pasukan oleh jajaran Forkopimda Minsel.

Kapolda Sulut Irjen Pol. Drs. Nana Sudjana AS, MM dalam amanatnya yang dibacakan Kapolres Minsel mengatakan, apel gelar pasukan ini sebagai pengecekan sejauh mana kesiapan personel serta sarana prasarana yang ada dalam pelaksanaan Operasi Keselamatan Samrat 2021.

“Dengan mengetahui kesiapan personel dan sarana pendukung lainnya, diharapkan kegiatan operasi dapat berjalan dengan optimal dan berhasil, sesuai dengan tujuan serta sasaran yang telah ditetapkan,” ungkap Kapolda Sulut sebagaimana dikutip Kapolres Minsel.

Usai apel, Kapolres Minsel AKBP S. Norman Sitindaon SIK kepada wartawan menjelaskan, Operasi Keselamatan Samrat 2021 akan dilaksanakan selama 14 hari, terhitung mulai tanggal 12 hingga 25 April 2021.

Kapolres bersama jajaran Forkopimda Minsel periksa kesiapan personel pasukan Ops Keselamatan Samrat 2021. (foto: Ist)

Ditambahkannya, dalam kurun waktu tersebut, sasaran operasi adalah masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan (prokes) dan masyarakat yang tidak disiplin dalam berlalulintas, serta masyarakat yang belum memahami tentang larangan mudik lebaran tahun 2021.

Menurutnya, operasi ini mengedepankan kegiatan preemtif preventif, dan dilaksanakan secara persuasif dan humanis.

"Selama pelaksanaan operasi ini, petugas memberikan edukasi kepada masyarakat agar tetap menaati protokol kesehatan serta mematuhi aturan dalam berlalulintas, guna menekan angka fatalitas kecelakaan lalulintas,” jelas Kapolres Norman. (Simon)