Bumi Revolusi Mental Menggema di Minut - <!--Can't find substitution for tag [blog.Sulut24]-->

Widget HTML Atas

Bumi Revolusi Mental Menggema di Minut

 Bupati Minut Joune Ganda menandatangani prasasti pembangunan Bumi Revolusi Mental yang akan dibangun di Kabupaten Minahasa Utara (Foto: Ist)

Sulut24.com, MINUT - Dengan iringan musik kolintang, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dicanangkan sebagai Bumi Revolusi Mental, Rabu (17/11/2021) di Hotel Sutan Raja Minut.

Hadir dalam pencanangan itu Sekretaris Kemenko PMK YB Satya Sananugraha, Staf Ahli Mendagri Bidang Aparatur dan Pelayanan Publik Laode Ahmad, para Deputi, Gubernur Sulut Olly Dondokambey, Wagub Sulut Steven Kandouw, Bupati Minut Joune Ganda, Sekprov Sulut, Ketua DPRD Minut Denny Lolong serta kepala daerah se – Indonesia yang ikut secara virtual.

Gubernur Sulut Olly Dondokambey menandatangani prasasti penacanangan bumi gerakan revolusi mental.

Setelah itu diadakan pembukaan Konferensi Nasional FKUB ke VI se –  Indonesia 2021 dan Pekan Kerukunan International di Hotel Sutan Raja, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Rabu (17/11/2021).

Didik Suhardi Deputi Revolusi Mental Pemajuan Kebudayaan dan Prestasi Olahraga Kemenko PMK mengatakan bahwa gerakan revolusi mental sangat pas diadakan di Kabupaten Minut karena ada destinasi pariwisata super prioritas Likupang.

“Revolusi mental akan jadi ujung tombak hingga dapat direalisasi,” kata Didik

Menurut Didik, Gerakan nasional revolusi mental merupakan prioritas Presiden Jokowi. “Titik utamanya pembangunan manusia dan kebudayaan agar ada perubahan pola pikir, tindakan dan perilaku,” katanya.

Ia menuturkan pemerintah tak bisa jalan sendiri, untuk itu harus ada sinergitas antar semua pihak agar revolusi mental dapat terwujud.

Bupati Minut Joune Ganda mengucapkan terima kasih pada pemerintah pusat dan provinsi atas ditunjuknya Minut menjadi bumi gerakan revolusi mental. “Ini adalah kebanggaan bagi warga Minut,” kata JG

Sebutnya, Pemkab Minut sudah merespon revolusi mental dengan sejumlah kegiatan semenjak dicanangkan saat hari pancasila lalu.

“Kami bentuk gugus tugas revolusi mental, serasehan, penerapan di SKPD, kantor camat hingga desa, lomba kebersihan dan kedisiplinan, mengeluarkan SK serta pembenahan kantor,” katanya.

Ungkap Joune, hasil dari revolusi mental nyata dari berbagai penghargaan yang diraih Kabupaten Minahasa Utara,” katanya. (Joyke)