Bupati FDW Irup HBN ke-73, Presiden Jokowi Serukan Semangat Bela Negara - <!--Can't find substitution for tag [blog.Sulut24]-->

Widget HTML Atas


Advertisement

Bupati FDW Irup HBN ke-73, Presiden Jokowi Serukan Semangat Bela Negara

 

Bupati Minsel Franky Donny Wongkar, SH membacakan amanat Presiden Jokowi. (foto: Ist)

Sulut24.com, MINSEL - Peringatan Hari Bela Negara (HBN) ke-73 Tahun 2021 diperingati oleh jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Selatan (Minsel), dalam suatu upacara yang digelar di halaman Kantor Bupati, Senin (20/12/2021).

Bertindak selaku Inspektur Upacara (Irup), Bupati Minsel Franky Donny Wongkar, SH (FDW).

Upacara diawali dengan pembacaan Ikrar Bela Negara oleh Wakil Bupati Pdt. Petra Yanni Rembang, M.Th, dan doa oleh Pdt. DR. Jemmy Sinubu, M.Th.

Pada kesempatan itu, Bupati FDW membacakan amanat Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi).

Dalam amanatnya, Presiden Jokowi mengajak seluruh rakyat Indonesia sebagai bagian dari komponen bangsa untuk bersama-sama menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan semangat bela negara.

"Kobaran semangat ini tentu berasal dari seluruh komponen bangsa, mulai dari TNI, polisi, pegawai, petani, pedagang kecil, nelayan, ulama, santri, mahasiswa, buruh, dan elemen rakyat lainnya," kata Presiden Jokowi sebagaimana dikutip oleh Bupati FDW.

Dikatakannya, sejarah telah membuktikan bahwa negara Indonesia dibentuk oleh seluruh komponen bangsa.

Pembentukan negara ini berawal dari pengorbanan yang dilakukan berpuluh-puluh tahun lalu dengan semangat bela negara.

"Membela negara tidak hanya dilakukan dengan kekuatan senjata dan berperang, tetapi juga dilakukan dengan upaya-upaya politik maupun diplomasi," jelas Presiden Jokowi.

Peringatan Hari Bela Negara Tahun 2021 mengusung tema "Semangat Bela Negaraku, Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh".

"Tema tersebut mengisyaratkan kita untuk terus mengobarkan dan mengimplementasikan sikap rela berkorban demi bangsa dan negara, serta tetap tumbuh bersama-sama untuk berjuang pantang menyerah menuju Indonesia maju," tegas Presiden Jokowi.

Ia mengingatkan, saat ini masyarakat masih berada dalam masa pandemi Covid-19, dan krisis akibat pandemi ini harus dihadapi dengan tepat, baik secara fisik dan non fisik.

Seluruh sendi-sendi kehidupan mau tidak mau harus siap menghadapi akibat dari pandemi. 

"Sehingga ketabahan, kesabaran, ketahanan, kebersamaan, kepandaian, dan kecepatan masyarakat, saat ini tengah diuji sekaligus diasah,” tandasnya.

Di akhir amanatnya, Presiden Jokowi mengatakan, semua negara saat ini tengah berlomba-lomba untuk menjadi pemenang dalam perang melawan Covid-19, baik menjadi pemenang dalam pengendalian virus maupun menjadi pemenang dalam pemulihan ekonomi negaranya.

ASN di lingkup Setdakab Minsel sedang mengikuti Upacara Peringatan Hari Bela Negara ke-73. ( foto: Ist)

Karena itu, lanjutnya, kita harus buktikan ketangguhan kita. Kita harus menangkan masa depan kita, dan wujudkan cita-cita luhur para pendiri bangsa dengan semangat bela negara.

"Kita harus perkokoh semangat bela negara, saling bahu-membahu dan bergandeng tangan dalam menghadapi pandemi Covid-19, agar kita tangguh melalui berbagai ujian, dan terus tumbuh dalam menggapai cita-cita bangsa," pungkas Presiden Jokowi.

Upacara ini diikuti oleh segenap pejabat teras jajaran Pemkab Minsel dan kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Minsel. (Simon)