Wabup PYR Buka Gebyar Bazaar Murah Pemkab Minsel di BSG Amurang - <!--Can't find substitution for tag [blog.Sulut24]-->

Widget HTML Atas


Advertisement

Wabup PYR Buka Gebyar Bazaar Murah Pemkab Minsel di BSG Amurang

Wabup Minsel menghadiri Gebyar Bazaar Murah di BSG Cabang Amurang. (foto: Sulut24/Simon)

Sulut24.com, MINSEL - Menyambut Natal dan Tahun Baru, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Selatan (Minsel) bekerja sama dengan Bank SulutGo (BSG) Cabang Amurang dan Trans Mart Kawanua menyelenggarakan kegiatan bertajuk "Gebyar Bazaar Murah".

Kegiatan yang digelar di Kantor BSG Cabang Amurang ini, dilaksanakan selama dua hari, pada Sabtu  (04/12/2021) dan Minggu (05/12/2021).

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Minsel dapat mempromosikan beragam produk unggulannya sembari mencari peluang pasar. 

Hajatan tersebut dihadiri dan dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Minsel Pdt. Petra Yani Rembang, M.Th (PYR), mewakili Bupati Franky Donny Wongkar, SH.

Kegiatan dibuka dengan doa singkat oleh Pendeta Fungsional Pemkab Minsel, Pdt. Dr. Djemy Sinubu.

Pada kesempatan itu, Wabup PYR menyampaikan kabar gembira kepada masyarakat pelaku UMKM.

Dikatakannya, pemerintah sangat komit terhadap pengembangan dan pemberdayaan UMKM di daerah ini.

Salah satu bukti konkrit, yakni memperjuangkan kucuran dana segar dari pihak perbankan lewat program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan suku bunga yang terjangkau, hanya 6 persen per tahun.

Pemerintah memberi kesempatan seluas-luasnya kepada masyarakat untuk mendapatkan KUR. 

"Silahkan ajukan permohonan KUR, di Bank BRI atau BSG. Jangan sia-siakan peluang emas ini," tandas mantan Wakil Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM Bidang Pengembangan Sumber Daya (PSD) ini.

Wabup PYR  mengajak Kajari Minsel mencicipi dodol. (Sulut24/Simon)

Lewat program KUR ini, lanjut Wabup PYR, diharapkan sektor UMKM di Kabupaten Minsel akan semakin bergairah dan bertumbuh pesat. 

Terkait perayaan Natal Yesus Kristus dan Tahun Baru yang sudah di ambang pintu, pejabat publik yang dekat dengan rakyatnya ini, mengimbau umat Kristen di Minsel agar merayakannya dengan kesederhanaan.

"Kita masih bergumul dengan pandemi Covid-19. Karena itu, rayakanlah momen Natal dengan kesederhanaan, tanpa pesta pora, apalagi mengonsumsi alkohol secara berlebihan," pinta mantan Ketua BPMJ GMIM "Bahtera" Ongkaw Dua, Wilayah Sinonsayang ini.

Meski Minsel masuk kategori Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1, mantan Ketua Badan Pekerja Majelis Jemaat (BPMJ) GMIM "Baitel" Ranoiapo, Wilayah Amurang Satu ini mengingatkan, agar warga tetap disiplin Protokol Kesehatan (Prokes). 

Pasalnya, Pemerintah Pusat telah menetapkan bahwa jelang Natal dan Tahun Baru, terhitung mulai 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022 mendatang, seluruh wilayah Indonesia dalam status PPKM Level 3.

Usai membawakan sambutan, Wabup PYR bersama Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Minsel Budi Hartono, SH, M.Hum dan Wakil Ketua Dekranasda Minsel yang juga Sekretaris TP-PKK Minsel, Ibu Juli Rembang Wati dan Ibu Ivone Tandayu Rarang, SE, meninjau sejumlah stand bazaar, yang menjajakan beragam produk UMKM. 

Pejabat negara kelahiran Pakuweru, Kecamatan Tenga ini, mengajak Kajari Minsel untuk turut mencicipi dodol Amurang yang ditawarkan oleh seorang penjual. 

"Ternyata enak juga ya," ucap Kajari Minsel sembari mengembangkan senyum. 

Wabup PYR dan Kajari Minsel cukup lama bercakap-cakap saat berkunjung ke stand yang menjajakan minyak goreng kemasan dari bahan baku buah kelapa dalam. 

 Wabup PYR dan Wakil Ketua Dekranasda Minsel foto bareng peserta Bazaar. (foto: Sulut24/Simon)

Mantan Ketua Badan Pembina Yayasan Medika GMIM ini juga memperkenalkan produk minuman keras tradisional Cap Tikus kepada Kajari Minsel.

Turut hadir pada kesempatan itu, Pimpinan BSG Cabang Amurang, Vifere C. Roring, para Asisten di lingkup Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Minsel, dan beberapa pejabat teras Pemkab Minsel lainnya. (Simon)