Bupati Talaud Apresiasi Warga Pulau Gangga dan Serei atas Bantuan Evakuasi Penumpang KM Barcelona V.A
Bupati Kepulauan Talaud Welly Titah saat menyampaikan keterangan pers (Foto: Sulut24/ep)
Welly Titah sampaikan terima kasih atas aksi cepat warga dalam menyelamatkan penumpang kapal terbakar di Perairan Talise.
Sulut24.com, TALAUD - Bupati Kepulauan Talaud, Welly Titah, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada warga Pulau Gangga dan Serei atas kepedulian dan respons cepat dalam mengevakuasi penumpang KM. Barcelona V.A yang terbakar di Perairan Talise, Minahasa Utara, Minggu (20/7).
Puluhan warga setempat menggunakan perahu nelayan untuk membantu proses evakuasi darurat terhadap penumpang kapal, sebagian besar di antaranya adalah warga Kabupaten Kepulauan Talaud.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud dan seluruh masyarakat, saya menyampaikan rasa hormat, apresiasi, dan terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak yang telah menunjukkan solidaritas luar biasa dalam menghadapi situasi darurat ini,” ujar Bupati Welly Titah, Senin (21/7). “Semoga Tuhan Yang Maha Esa membalas segala kebaikan dan kepedulian yang telah diberikan.”
KM Barcelona VA mengalami kebakaran saat berlayar dari Pelabuhan Talaud menuju pelabuhan Manado, kapal tersebut membawa ratusan penumpang.
Evakuasi awal dilakukan berkat inisiatif warga sekitar yang melihat asap dari arah laut dan segera mengerahkan armada perahu tradisional untuk menolong korban.
Terdapat tiga korban jiwa dalam peristiwa tersebut, Kabid Dokkes Polda Sulut, AKBP dr. Tasrif, mengatakan bahwa ketiga korban meninggal berhasil diidentifikasi melalui metode primer sidik jari.
Ketiga korban meninggal tersebut adalah Yuliana Gumolung (45), Kelurahan Bowombaru Utara, Melonguane, Zakarias Tindingulani (67), Dusun Taturan, Kecamatan Gemeh dan Asna Lapai (50), warga Lingkungan II, Melonguane Timur.
Penyidik Polda Sulut telah menetapkan kapten Barcelona V.A sebagai tersangka atas peristiwa kebakaran kapal tersebut.
“Benar, kapten kapal KM Barcelona berinisial IB telah ditetapkan sebagai tersangka,” ujar Hasibuan, Senin (21/7/2025).
Hingga kini, otoritas terkait masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab terjadinya kebakaran kapal Barcelona V.A. (ep)

