Bupati Talaud Temui Gubernur Sulut Bahas Penanganan Tragedi KM Barcelona V.A - <!--Can't find substitution for tag [blog.Sulut24]-->

Widget HTML Atas

Bupati Talaud Temui Gubernur Sulut Bahas Penanganan Tragedi KM Barcelona V.A

Suasana pertemuan Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, Bupati Kepulauan Talaud, Welly Titah dan Ketua TP-PKK Henny Titah Hongwijoyo (Foto: ist)

Pertemuan difokuskan pada strategi pencarian korban hilang dan koordinasi lintas pemerintah pasca kebakaran kapal di perairan Pulau Talise.

Sulut24.com, TALAUD - Bupati Kepulauan Talaud, Welly Titah, melakukan audiensi dengan Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, di Kantor Gubernur pada Selasa (22/7) guna membahas penanganan lanjutan tragedi kebakaran Kapal Motor (KM) Barcelona V.A yang terjadi di perairan Pulau Talise, Minahasa Utara, pada Minggu (20/7).

Pertemuan tersebut menyoroti langkah-langkah yang telah diambil oleh Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud serta strategi pencarian terhadap korban yang belum ditemukan.

“Fokus utama saat ini adalah menyusun strategi pencarian yang lebih efektif untuk memastikan seluruh korban yang hilang segera ditemukan,” kata Bupati Welly Titah usai pertemuan.

Pemerintah Kabupaten Talaud juga melaporkan status penanganan korban selamat, termasuk evakuasi dan pelayanan medis bagi para penyintas.

Data sementara menyebutkan bahwa insiden tersebut menewaskan tiga orang dan menyebabkan korban lainnya mengalami luka-luka. Dua penumpang masih dalam pencarian oleh tim SAR gabungan.

Usai audiensi, Bupati Welly Titah didampingi Ketua TP-PKK Henny Titah Hongwijoyo menjenguk korban yang dirawat di RSU Dr. JH. Awaloei, Manado.

“Kehadiran kami merupakan bentuk dukungan moral bagi para korban dan keluarga,” tambahnya.

Koordinasi lintas pemerintah dan instansi terkait terus dilakukan untuk memastikan penanganan tragedi ini berjalan optimal. Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menyatakan kesiapan untuk mendukung proses pencarian dan pemulihan pasca kejadian.

KM Barcelona V.A terbakar saat dalam pelayaran dari Pelabuhan Lirung menuju Manado. Hingga kini penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. (ep)