Kadin Talaud Undang Delegasi Bisnis Filipina Kunjungi Talaud
Ketua Kadin Talaud Benhur Lalenoh saat menyerahkan surat undangan kepada pihak Konsul Jenderal Republik Filipina di Manado (Foto: ist)
Undangan resmi bahas peluang ekspor-impor dan sektor perikanan.
Sulut24.com, TALAUD - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Kepulauan Talaud menyampaikan undangan secara resmi untuk delegasi bisnis Filipina terkait rencana kerja sama perdagangan antara Kabupaten Kepulauan Talaud dan Filipina.
Undangan yang diserahkan kepada pihak Konsul Jenderal Republik Filipina di Manado, Kamis (18/9) tersebut merupakan tindak lanjut pertemuan pada 27 Agustus 2025 antara ketua dan para wakil ketua Kadin Kebupaten Kepulauan Talaud bersama Konsul Jenderal Republik Filipina di Manado, Mary Jennifer Domingo Dingal.
Pertemuan tersebut membahas peluang ekspor-impor, kerjasama sektor kelautan dan perikanan, serta pengembangan komoditi unggulan di Talaud.
Dalam surat undangan tersebut, Ketua Kadin Talaud Benhur Lalenoh menegaskan bahwa terdapat poin-poin penting yang disampaikan yaitu Kadin Talaud telah mengecek kondisi lapangan dan berkonsultasi dengan pemerintah setempat.
Ia juga menekankan bahwa potensi kerjasama antara Indonesia-Filipina melalui Kabupaten Kepulauan Talaud pada prinsipnya dapat dilanjutkan dalam perencanaan yang lebih matang dan serius untuk direalisasikan.
Selain itu, hasil pembahasan bersama Konsul Jenderal Filipina di Manado tersebut telah diteruskan oleh Kadin Talaud sebagai laporan kepada Kadin Pusat di Jakarta dan disambut baik untuk ditindaklanjuti.
Lebih lanjut, berkaitan dengan ekspor-impor maupun kerjasama di sektor kelautan dan perikanan serta komoditi unggulan di Kabupaten Kepulauan Talaud, Kadin Talaud akan menjalin komunikasi komprehensif dengan badan, lembaga, maupun pelaku usaha di Filipina.
“Kami berharap Konsul Jenderal Filipina dapat memfasilitasi badan, lembaga, maupun pelaku usaha di Filipina untuk mengirim delegasi bisnis melakukan kunjungan business to business ke Talaud,” kata Lalenoh, Kamis (18/9)
Wakil Ketua Bidang UMKM dan Koperasi Kadin Talaud, Arfan P.J. Takaliuang, menambahkan bahwa komunikasi yang terjalin dengan Filipina diharapkan mampu memperluas pasar bagi produk lokal.
“Kami optimis langkah ini akan membuka peluang bagi UMKM dan meningkatkan perdagangan antarnegara melalui wilayah perbatasan,” ujarnya.
Kadin Talaud menyatakan kerjasama strategis ini diharapkan menjadi pintu masuk hubungan ekonomi yang lebih erat antara Indonesia dan Filipina, mengingat posisi Talaud sebagai salah satu jalur perbatasan utama. (fn)


