Layani 1.064 Siswa, SPPG Darunu Resmi Beroperasi
Foto bersama usai kegiatan (Foto: ist)
Program Makan Bergizi Gratis di Wori Mulai Berjalan, SPPG Darunu Layani 1.064 Siswa dari 20 Sekolah.
Sulut24.com, MINAHASA UTARA - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Darunu Kecamatan Wori Kabupaten Minahasa Utara resmi beroperasi.
Unit di bawah naungan Yayasan Dharma Aksi Nusantara Emas ini ditargetkan melayani ribuan pelajar di wilayah Kecamatan Wori.
Fasilitas tersebut menggunakan gedung balai pertemuan umum milik pemerintah Desa Darunu yang berada di kawasan strategis untuk mendukung kelancaran distribusi makanan bergizi gratis bagi para penerima manfaat.
Peresmian dipimpin langsung Camat Wori Oktavianus Jus Mayuntu mewakili Bupati Minahasa Utara Joune J.E Ganda.
Kegiatan peresmian ini diawali dengan ucapan selamat datang dari Kepala SPPG Desa Darunu Helmina Kaunang.
Kemudian dilanjutkan dengan ibadah syukur yang dipimpin langsung Ketua Badan Pekerja Majelis Jemaat (BPMJ) GMIM Moria Darunu, Pdt. Cherly R. Dien, M.Th.
Dalam sambutannya, Camat Wori Oktavianus Jus Mayuntu mengatakan atas nama Bupati dan Wakil Bupati Minahasa Utara menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi tingginya kepada seluruh pihak yang sudah berinsiatif, berkolaborasi dan bekerja keras sehingga SPPG Darunu Kecamatan Wori ini dapat berdiri dan siap melayani masyarakat.
"Ini bukan hanya peresmian sebuah pelayanan tetapi peresmian sebuah komitmen besar dalam upaya meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya generasi masa depan kita," kata Camat Oktavianus Jus Mayuntu saat membacakan sambutan bupati.
Menurutnya, makanan bergizi gratis ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam pemenuhan kebutuhan makan bergizi gratis bagi pelajar, ibu hamil, ibu menyusui dan balita.
"Anak anak yang sehat dan tercukupi gisinya akan bertumbuh menjadi generasi yang cerdas, kuat dan produktif. Oleh karna itu kehadiran SPPG Darunu Kecamatan Wori ini memiliki makna strategis yang diharapkan dapat menjadi garda terdepan dalam memastikan pemenuhan gizi bagi anak anak usia sekolah," tutur Camat Jus Mayuntu.
Pada kesempatan tersebut Camat Oktavianus Jus Mayuntu mengajak semua pihak dengan momentum peresmian SPPG Darunu sebagai titik awal bersama untuk mewujudkan Minahasa Utara memiliki generasi emas yang siap menghadapi tantangan masa depan.
"Kita harus menyadari bahwa upaya pemenuhan gizi memerlukan konsistensi dan pengawasan berkelanjutan. Saya berharap ada sistem monitoring dan evaluasi yang baik dalam pelaksanaan program SPPG Darunu ini. Data yang akurat dan laporan yang transparan akan membantu pemerintah dalam mengambil kebijakan yang tepat sasaran,"pintanya.
Kepala SPPG Darunu Helmina Kaunang menjelaskan pada tahap awal, SPPG Darunu melayani 20 sekolah dengan total 1.064 penerima manfaat.
Menurutnya, kedepan, secara bertahap penyaluran Makanan Bergizi Gratis SPPG Darunu Kecamatan Wori ini akan bertambah sampai pada ibu hamil, ibu menyusui dan balita.
"Dapur kami, seratus persen siap beroperasi dan mengacu pada juknis yang dikeluarkan oleh Badan Gizi Nasional bahwa pada tahap awal penyalurannya hanya dibatasi maksimal 1.099 porsi perhari. Oleh karna itu penyaluran perdana kami baru melayani 1.064 porsi perhari dari 20 sekolah baik TK, Raudhatul Athfal, SD dan SMP," ungkapnya.
Ia memohon kesabaran dan pengertian dari pihak sekolah yang belum terlayani serta calon penerima manfaat lainnya.
Ia mengatakan bahwa SPPG Darunu akan terus berkomitmen untuk memperluas layanan penyaluran makanan bergizi gratis.
"Apabila dikemudian hari ada hal hal yang menjadi kendala dalam proses pelaksanaan program MBG, kami sangat membutuhkan masukan atau saran dari semua pihak demi kebaikan dan kemajuan SPPG Darunu," pintanya.
Mitra SPPG Darunu dari Yayasan Dharma Aksi Nusantara Emas, Asrid Soputan berkomitmen untuk SPPG Darunu akan menyajikan makanan yang memenuhi standar gizi dan higienitas yang ditetapkan Badan Gizi Nasional (BGN).
Menurutnya dapur beroperasi lancar, aman serta menyediakan peralatan yang layak.
Pada kesempatan itu, Asrid Soputan juga menjelaskan yayasan atau mitra berkedudukan sebagai pelaksana operasional utama dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diselenggarakan oleh Badan Gizi Nasional (BGN).
Menurutnya Yayasan bertanggung jawab penuh atas pengelolaan satuan pelayanan (SPPG), pemenuhan gizi, dan kepatuhan administratif, sementara BGN berfokus pada pengawasan, penetapan standar, dan evaluasi berkala terhadap kinerja mitra tersebut.
Ia mengatakan program MBG ini dilaksanakan melalui Mitra yang berkolaborasi dengan BGN.
Mitra membangun sarana dan prasarana seperti gedung kemudian menyiapkan semua peralatan dan pekerja yang disebut relawan dan semuanya menggunakan modal sendiri.
"Namun setelah selesai itu kemudian diserahkan ke SPPG," katanya.
Menurutnya, BGN menempatkan yayasan sebagai badan hukum penanggung jawab utama.
Yayasan/mitra berfungsi sebagai pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), pemasok bahan pangan lokal dan penyedia makanan/minuman bergizi.
Asrid juga menjelaskan keterkaitan pemerintah melalui instansi terkait atas program MBG ini yang fungsi utamanya adalah pengawasan.
Pada kesempatan tersebut yayasan atau mitra SPPG Darunu Asrid Soputan menyampaikan ucapan banyak terima kasih kepada pemerintah desa bersama BPD dan masyarakat Desa Darunu yang sudah berinsiatif meminjamkan tempat.
"SPPG Darunu hadir tidak lepas dari bantuan hukum tua bersama perangkatnya, BPD serta semua masyarakat desa Darunu yang sudah meminjamkan tempat ini," katanya
Hadir dalam Peresmian SPPG Darunu Kepala Dinas Pangan Kabupaten Minahasa Utara yang diwakili Kepala Bidang Rosita Dumanauw, Koramil dan Kapolsek Wori, para Hukum Tua se Kecamatan Wori bersama relawan/pekerja SPPG Darunu. (Joyke)

