Miris! SKPT Salibabu Aset Negara Miliaran Rupiah Kini Terbengkalai, Haroni Suarakan Aspirasi Nelayan - <!--Can't find substitution for tag [blog.Sulut24]-->

Widget HTML Atas

Miris! SKPT Salibabu Aset Negara Miliaran Rupiah Kini Terbengkalai, Haroni Suarakan Aspirasi Nelayan

Suasana Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu yang berlokasi di Pulau Salibabu, Kabupaten Kepulauan Talaud (Foto: ist)

Fasilitas Perikanan di Wilayah Perbatasan Talaud Terbengkalai, Nelayan Salibabu Belum Rasakan Manfaat Maksimal.

Sulut24.com, TALAUD - Tokoh masyarakat Kabupaten Kepulauan Talaud, Haroni Mamentiwalo, menyoroti kondisi Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) yang berlokasi di Pulau Salibabu, Kabupaten Kepulauan Talaud, yang kini dinilai memprihatinkan.

Haroni Mamentiwalo Ketua DPD PAN Talaud yang juga merupakan mantan Anggota DPRD Talaud selama tiga periode menyampaikan keprihatinannya terhadap keberadaan SKPT yang dibangun dengan anggaran puluhan miliar rupiah dari negara, namun saat ini terlihat rusak berat dan kurang terawat.

Menurutnya, SKPT sejatinya dibangun sebagai aset strategis negara untuk membuka lapangan kerja baru, meningkatkan perekonomian daerah, serta mendorong kesejahteraan masyarakat pesisir dan nelayan di wilayah perbatasan, khususnya di Kabupaten Kepulauan Talaud.

“Sayangnya, fasilitas yang sangat potensial ini justru terkesan terbengkalai. Kondisinya rusak berat dan tidak terurus, sehingga manfaatnya tidak dirasakan secara maksimal oleh masyarakat,” ujar Haroni, Rabu (4/2). 

Ia berharap Pemerintah pusat ,Provinsi maupun pemerintah daerah dapat memberikan perhatian serius terhadap kondisi SKPT Salibabu, agar segera dilakukan perbaikan dan pengelolaan yang optimal.

“Besar harapan masyarakat agar aset negara ini dapat difungsikan kembali sebagaimana tujuan awalnya, demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir dan nelayan di wilayah perbatasan Kabupaten Kepulauan Talaud,” tutupnya. (ep)