RS Bergerak Kepulauan Talaud Berbenah: Laboratorium Diresmikan, Layanan Rujukan Utara Diperkuat - <!--Can't find substitution for tag [blog.Sulut24]-->

Widget HTML Atas

RS Bergerak Kepulauan Talaud Berbenah: Laboratorium Diresmikan, Layanan Rujukan Utara Diperkuat

Suasana peresmian laboratorium rumah sakit bergerak gemeh (Foto: ist)

Sulut24.com, TALAUD - Rumah Sakit Bergerak (RSB) Kabupaten Kepulauan Talaud yang berlokasi di Gemeh mulai menunjukkan tanda-tanda kebangkitan. 
Setelah bertahun-tahun kekurangan dukungan anggaran yang berdampak pada kelumpuhan sebagian fungsi layanan, fasilitas kesehatan rujukan di wilayah perbatasan utara Talaud itu kini tengah menjalani pembenahan menyeluruh.

Direktur RS Bergerak Kepulauan Talaud, Oswan Lakumani Tinenta, S.Kep, mengakui bahwa kondisi rumah sakit selama beberapa tahun terakhir jauh dari ideal. 

Keterbatasan anggaran membuat sarana dan prasarana tidak tertata, sejumlah alat kesehatan tidak dimanfaatkan secara optimal, hingga akhirnya mengalami penurunan kualitas dan kerusakan.

"Banyak sarana dan alat kesehatan sebenarnya tersedia, tetapi karena tidak digunakan dan tidak tertata dengan baik, kualitas dan keakuratannya menurun bahkan mengalami kerusakan. Saat ini kami mulai melakukan penataan kembali," jelas Oswan, Kamis (28/5/2026).

Perubahan mulai terasa seiring masuknya dukungan penuh dari Bupati Kepulauan Talaud Welly Titah dan Wakil Bupati Anisya G. Bambungan, SE. Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud kini mendorong RSB Gemeh sebagai pusat rujukan kesehatan yang fungsional bagi masyarakat di wilayah utara kabupaten.

"Melalui dukungan penuh dari Bapak Bupati Kepulauan Talaud Welly Titah dan Wakil Bupati Anisya G. Bambungan, SE, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud mulai melakukan berbagai pembenahan di RS Bergerak Kepulauan Talaud sebagai pusat rujukan kesehatan masyarakat di wilayah utara Kabupaten Kepulauan Talaud," ungkap Oswan.

Langkah pembenahan yang dilakukan mencakup kalibrasi alat kesehatan, penataan ulang sarana dan prasarana, serta optimalisasi ketersediaan oksigen untuk menunjang pelayanan pasien.

Salah satu capaian paling konkret dari proses pembenahan ini adalah penataan dan peresmian gedung laboratorium RSB Kepulauan Talaud. Dengan fasilitas laboratorium yang kini berfungsi memadai, proses diagnosis pasien oleh dokter dapat dilakukan lebih cepat dan akurat langsung di lokasi, tanpa harus menunggu rujukan ke tempat lain.

Peresmian gedung laboratorium dilakukan oleh Bupati Kepulauan Talaud Welly Titah yang diwakili Wakil Bupati Anisya G. Bambungan, SE, beberapa hari lalu. 

Momentum ini dinilai sebagai penanda kesiapan RSB Gemeh dalam memberikan pelayanan yang lebih maksimal.

RSB Kepulauan Talaud di Gemeh berfungsi sebagai rumah sakit rujukan bagi delapan puskesmas di wilayah utara, yakni Puskesmas Sambuara, Essang, Gemeh, Dapalan, Karatung, Kakorotan, Marampit, dan Puskesmas Miangas.

Selama ini, ketidakmampuan RSB dalam menangani kasus-kasus tertentu memaksa warga untuk dirujuk ke RSUD Talaud di Melonguane perjalanan yang tidak hanya jauh, tetapi juga memakan waktu dan biaya yang tidak sedikit. 

Pembenahan RSB Gemeh diharapkan dapat memangkas ketergantungan itu secara signifikan.

Direktur menyampaikan terimakasih kepada seluruh pemangku kepentingan lokal yang turut mendukung proses pembenahan ini.

"Kami berterima kasih kepada Pemerintah Kecamatan Gemeh bersama Kepala Desa se-Kecamatan Gemeh, masyarakat yang ada di Desa Gemeh, Desa Gemeh Aramata, Gemeh Wantane, dan Desa Taturan yang terus memberikan dukungan bagi RS Bergerak Kepulauan Talaud. Harapan kami, pelayanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah utara semakin baik dan mudah dijangkau," tutup Oswan. (Ezra)