Danrem 131/Santiago Resmi Menutup Opster TNI TA 2019 di Wilayah Kodim 1312/Talaud - <!--Can't find substitution for tag [blog.Sulut24]-->

Danrem 131/Santiago Resmi Menutup Opster TNI TA 2019 di Wilayah Kodim 1312/Talaud


Danrem 131/Santiago, Brigjen TNI Joseph Robert Giri bersama unsur Forkopimda Talaud foto bersama usai upacara penutupan Opster TNI TA 2019 di wilayah Kodim 1312/Talaud. Sumber: Penrem 131/Santiago

Sulut24 - Melonguane, Danrem 131/Santiago, Brigjen TNI Joseph Robert Giri, resmi menutup Operasi Teritorial (Opster) TNI "Sansiote Sampate Pate I", Tahun Anggaran 2019 di wilayah Kodim 1312/Talaud, yang berlangsung di Lapangan Sangkundiman Melonguane, Rabu (25/9/2019) pagi.

Dalam amanat Panglima Kodam XIII/Merdeka, yang dibacakan Danrem 131/Santiago, dikatakan bahwa, Opster TNI ini adalah realisasi dari salah satu tugas TNI sebagaimana diamanahkan dalam Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 yakni pelaksanaan Operasi Militer Selain Perang (OMSP) dengan membantu tugas pemerintah di daerah.

"Melalui operasi teritorial, kita tingkatkan kesejahteraan masyarakat guna menjaga stabilitas nasional dalam rangka pemberdayaan wilayah pertahanan, sebagaimana tema Opster TNI Tahun Anggaran 2019 di wilayah Kodim 1312/Talaud," ucap Danrem.

Lanjut Perwira TNI AD yang pernah menjabat Komandan Pusat Pendidikan Infanteri ini, berbagai sasaran operasi teritorial telah dilaksanakan dengan baik khususnya Opster TNI di wilayah Pulau terluar.

"Antara lain mencegah masuknya kelompok teroris, pelanggaran lintas batas, dan kegiatan ilegal lainnya, serta membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan rasa cinta tanah air," kata Robert Giri.

Oleh karena itu, Panglima Kodam XIII/Merdeka, mengucapkan terimakasih kepada seluruh personel Satgas Opster TNI "Sansiote Sampate - Pate" yang telah melaksanakan tugas negara ini dengan baik.

"Pak Pangdam juga mengucapkan terimakasih kepada Bupati Kepulauan Talaud beserta segenap perangkatnya dan seluruh instansi terkait, para tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda serta seluruh warga masyarakat, yang telah bersungguh hati menyukseskan pelaksanaan Operasi Teritorial ini," tandas Perwira lulusan Akademi Militer tahun 1990 ini.

Danrem 131/Santiago, Brigjen TNI Joseph Robert Giri menandatangi prasasti Bak Penampungan Air Desa Perangen

Selain itu, kata Danrem, apabila dalam pelaksanaan Opster ini terdapat tutur kata dan tingkah laku para prajurit yang kurang layak dan tidak berkenan di hati, Panglima Kodam dan jajaran meminta maaf kepada seluruh masyarakat Talaud.

"Apabila ada tutur kata dan tingkah laku para prajurit yang kurang layak dan tidak berkenan di hati saudara - saudaraku semua, baik disengaja maupun tidak, saya selaku penanggungjawab Opster, menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya," pinta Danrem, sekaligus menutup secara resmi Opster TNI tahun 2019 di Kabupaten Talaud.

Upacara penutupan Opster ini, turut dihadiri unsur Forkopimda Kepulauan Talaud, Ketua Persit KCK Koorcab Rem 131 PD XIII/Merdeka, Ny. Mita Lenarti Giri, Ibu-ibu Persit dijajaran Korem 131/Santiago, para Perwira Staf Korem 131/Santiago, para Pejabat Eselon II, III, IV dijajaran Pemkab Talaud, para Perwira Staf dan Anggota Kodim 1312/Talaud, Tokoh Adat, Tokoh Agama, dan Tokoh Masyarakat.

Usai upacara, Danrem dan rombongan disuguhkan dengan demonstrasi tarian Kodam XIII/Merdeka yang ditampilkan anggota Kodim 1312/Talaud bersama Persit Kartika Chandra Kirana Cabang LXVIII Kodim 1312/Talaud, Tarian Pato - Pato yang ditampilkan oleh masyarakat desa Lobbo 1, dan Tarian Porodisa yang ditampilkan oleh Siswa - Siswi SD, SMP, SMA/SMK se - Kecamatan Melonguane dan Melonguane Timur.

Dikesempatan ini, Danrem 131/Santiago menandatangi berita acara dan serah terima prasasti Bak Penampungan Air Desa Perangen, serta memberikan bantuan sembako, makanan tambahan balita, dan bantuan pendidikan kepada para pelajar, balita, dan masyarakat.
Diakhir acara juga, Kodim 1312/Talaud menyediakan Bazaar dan pengobatan gratis kepada seluruh warga masyarakat Talaud.
(Melky Zedeck)