Ketua Bawaslu Sulut Harapkan Bawaslu Kabupaten/Kota Lahirkan Kegiatan Inovatif - <!--Can't find substitution for tag [blog.Sulut24]-->

Ketua Bawaslu Sulut Harapkan Bawaslu Kabupaten/Kota Lahirkan Kegiatan Inovatif


Ketua Bawaslu Provinsi Sulawesi Utara Herwyn J.M Malonda

Sulut24.com - Manado, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Utara Herwyn J.M Malonda harapkan Bawaslu kabupaten/kota di Provinsi Sulawesi Utara dapat melahirkan kegiatan inovatif. Selain itu, Ketua Bawaslu juga berharap kesuksesan pengawasan dapat diikuti juga dengan kesuksesan pengelolaan keuangan.

Hal tersebut disampaikan Malonda saat ditemui usai pembukaan kegiatan pelatihan dan peningkatan SDM dalam penyusunan rencana kerja anggaran belanja hibah dan persiapan penandatanganan NPHD Pilkada 2020, Senin (30/9/2019) di Mercure Manado Tateli Resort And Convention.

"Kita tidak mau dan tidak ingin nantinya setelah pemilu selesai bermasalah di pengelolaan keuangannya," ucap Malonda.

Untuk itu mengantisipasi hal tersebut, Ketua Bawaslu mengatakan bahwa Bawaslu secara rutin menyelenggarakan kegiatan-kegiatan untuk peningkatan SDM di lingkup Bawaslu baik provinsi maupun kabupaten/kota.

"Agar supaya nantinya teman-teman pengelola keuangan termasuk pimpinannya lebih mengetahui tentang prosedur pengelolaan keuangan," jelas Malonda.

Selain itu, Malonda juga menjelaskan bahwa Bawaslu kabupaten/kota juga diminta untuk menggelar kegiatan-kegiatan inovatif yang berkaitan dengan Pilkada.

"Itu harus dipikirkan oleh teman-teman kabupaten/kota. Anggaran pasti akan tersedia dan diharapkan ada kegiatan-kegiatan yang inovatif," tuturnya.

Malonda menjelaskan tujuan dari adanya kegiatan inovatif tersebut agar nantinya ada catatan sejarah bagi pelaksanaan pilkada disetiap daerah.

Sebagai gambaran, ketua Bawaslu mengatakan kegiatan inovatif tersebut harus memperhatikan kearifan lokal daerah masing-masing.

"Misalnya kalau menampilkan terkait pencegahan politik uang dan melibatkan Tokoh agama, bagaimana caranya, silahkan berkreasi," tutur Malonda.

"Apa yang ditonjolkan, nantinya itu akan menjadi bahan perbandingan untuk daerah lain di Indonesia," tambahnya.

Namun Ketua Bawaslu mengatakan nantinya kegiatan inovatif tersebut akan disesuaikan dengan ketersediaan anggaran dan pengelolaan keuangan. "Jangan sekedar inovatif tapi kita barus taat prosedur," imbuhnya.

Terkait dengan kegiatan pelatihan peningkatan SDM yang dimulai pada 30 September dan akan berakhir pada 2 Oktober, ketua Bawaslu berharap agar seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan tersebut dengan serius.

"Saya berharap mereka disiplin mengikuti kegiatan, kemudian memperhatikan apa yang disamapaikan oleh pemateri, termasuk kalau ada hal-hal yang perlu ditanyakan silahkan saja," tutup Malonda.

Penulis : FN 
Editor : Redaksi Sulut24