Antisipasi Virus Corona, Marius Minta Penerbangan Manado - China Ditutup Sementara - <!--Can't find substitution for tag [blog.Sulut24]-->

Widget HTML Atas

 

Advertisement



Antisipasi Virus Corona, Marius Minta Penerbangan Manado - China Ditutup Sementara


Ketua GMBI Wilter SULUT Howard Marius

Sulut24.com - Minahasa Utara, Ribuan wisatawan China yang keluar - masuk di Wilayah Nyiur Melembai Sulawesi Utara, perlu dilakukan deteksi sebaik mungkin. Pasalnya virus corona yang melanda Wuhan China, saat ini disenyalir mulai memasuki wilayah Sulut.

Ketua Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Wilter Sulut Howard Marius dengan nada tegas meminta pihak Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, untuk dapat melakukan deteksi setiap pintu masuk bandara maupun pelabuhan.

 "Ribuan Wisatawan China saat ini keluar masuk di Wilayah Sulut, sehingga perlu ada langkah antisipatif dari Pemprov Sulut, untuk mencegah virus corona, yang mematikan ini," ujar Marius, Minggu (26/1/2020).

Menurut Marius, virus yang telah merenggut sekira 41 nyawa sejak muncul di pasar kota Wuhan China, telah menyebar menyebar ke negara lainnya, salah satunya Indonesia dan hal tersebut membuat kepanikan global.

"Khususnya di Sulut diduga ada salah satu pasien yang terkena Virus mematikan tersebut yang sedang dirawat di RSUP Prof. Kandou.  Otomatis situasi ini dapat membahayakan masyarakat Nyiur Melambai," ujar Marius.

Ketua GMBI yang dikenal vocal untuk rakyat kecil ini, mendesak Pemprov Sulut untuk segera menutup penerbangan Manado-China, sampai benar-benar aman dan steril dari Virus corona.

Howard meminta pemerintah untuk mengesampingkan masalah politik, devisa, investor, investasi dan uang. Menurutnya potensi penyebaran virus corona di Sulut merupakan masalah serius yang harus diantisipasi.

“Nyawa warga Sulut jauh lebih berharga dari pada itu semua. Lebih baik mencegah dari pada mengobati. Karna virus ini mematikan dan belum ada obatnya, jika maysarakat Sulut terkena dampak virus ini, artinya mati,” terangnya.

Howard menuturkan, pihaknya akan menyambangi Kantor Pemerintah Provinsi Sulut dan DPRD Provinsi Sulut.

”Hari Senin pagi kami akan ke Pemprov Sulut dan Deprov Sulut untuk menanyakan pasien yang diduga terkena virus corona yang dirawat di RSUP Prof Kandou. Tutup penerbangan Manado - China adalah Harga Mati. I Yayat U Santi,” tandas Howard.
(Joyke)


Advertisement





 

Advertisement