LP2M IAIN Manado Gelar Pemutaran Dan Diskusi Film Atas Nama Percaya - <!--Can't find substitution for tag [blog.Sulut24]-->

Widget HTML Atas

LP2M IAIN Manado Gelar Pemutaran Dan Diskusi Film Atas Nama Percaya



Diskusi Film Atas Nama Percaya

Sulut24.com - Manado, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado menggelar pemutaran dan diskusi film dokumenter "Atas Nama Percaya" di lobby gedung kuliah terpadu IAIN Manado, Rabu (22/1/2020).

Diskusi yang dihadiri oleh Peneliti Libang Agama Makasar Irfan Syuhudi, Ketua LP2M IAIN Arhanuddin Salim, Kepala pusat penelitian dan penerbitan LP2M IAIN Rahman Mantu, Direktur Pusat Studi Muslim di Minahasa (PS3M) Sulaiman Mapiase, Antropolog dari Universitas Sam Ratulangi Manado Nono Sumampow, Ketua PMII Cabang Metro Manado Mulyadi Tuhatelu, akademisi kampus IAIN Manado, aktivis PMII, HMI serta perwakilan media tersebut membahas berbagai sudut pandang terkait keagamaan khususnya kepercayaan aliran yang dianut oleh sebagian masyarakat Indonesia.

Ketua LP2M IAIN Manado Arhanuddin Salim mengatakan tujuan diskusi tersebut untuk memecahkan kebuntuan akademik yang dianggap terlalu formal.

Peserta diskusi Film Atas Nama Percaya

Ia menambahkan kegiatan tersebut juga merupakan upaya dari LP2M untuk merangkul stekholder dari luar kampus IAIN yang berstatus non mahasiswa untuk bisa berpartisipasi aktif.

"Selama ini, kita LP2M membuka ruang diskusi, siapa saja kita terima dan fasilitasi untuk diskusi tanpa harus terkait dengan sekat-sekat mahasiswa atau non mahasiswa," tutur Salim saat ditemui media ini usai kegiatan.

Lebih lanjut Salim menambahkan, pada tahun 2020, LP2M IAIN Manado telah menyusun program silaturahmi lintas agama dan nantinya pihak LP2M akan mengundang beberapa agama yang ada di Sulawesi Utara untuk melakukan dialog.
"Kedepannya mungkin kita akan libatkan per-sesi, setiap agama kita bisa libatkan untuk diskusi secara umum," ucapnya.

Ia pun berharap dengan adanya kegiatan tersebut, IAIN Manado dapat memberikan kontribusi positif terhadap hubungan kekeluargaan dan kekerabatan antara berbagai agama yang ada di Sulawesi Utara.

"Ini juga menjadi bagian kontribusi IAIN untuk menguatkan persaudaraan antara umat beragama terutama untuk para aktivis dan kaum muda," tutupnya.

Diketahui, selain di IAIN Manado, film dokumenter "Atas Nama Percaya" juga telah ditonton dan menjadi bahan diskusi diberbagai kampus diantaranya Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara (USU) dan Fakultas Ushuluddin dan Filsafat Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makasar.
(Fn)