Kampung Lesabe Tabsel, Menggelar Adat Melikise - <!--Can't find substitution for tag [blog.Sulut24]-->

Kampung Lesabe Tabsel, Menggelar Adat Melikise


Warga Kampung Lesabe saat menggelar acara adat Melikise

Sulut24.com - Sangihe, Ditengah perang melawan pandemi Corona virus Disease Covid-19, diseluruh dunia melakukan Sosial distancing dan Phisical distansing, bahkan lockdown serta berbagai cara untuk menghalau penyebaran virus Covid-19.

Kalau kebanyakan orang memilih berdiam di rumah dan tidak melaksanakan kegiatan apapun di luar rumah, lain halnya dengan upaya yang dilakukan oleh warga Kampung Lesabe.

Warga Kampung Lesabe Kecamatan Tabukan Selatan (Tabsel) Kabupaten Sangihe dalam memerangi virus berbahaya menggelar acara adat Melikise (mengundang banua) atau mengusir wabah penyakit (Sahinda) yang dilaksanakan bersama pentua Adat, tokoh Agama, tokoh masyarakat.

Salah satu tokoh adat setempat Jean Labia yang sempat dihubungi  menjelaskan acara adat tersebut harus digelar dengan berkeliling kampung berdoa dan bermazmur (bernyanyi) sambil membawa obor dan memakai pakaian adat dan untuk pendeta harus memakai toga.

Warga Kampung Lesabe saat menggelar acara adat Melikise

"Gelar adat ini sengaja dilaksanakan karena adanya virus Corona yang kini mewabah di dunia, gelaran adat ini bertujuan agar wabah Covid-19 ini tidak akan ada di kampung kami," jelas Labia.

Dikatakan Labia dalam prosesi acara adat MELIKISE (Menolak wabah) ini semua yang terlibat memakai baju adat sambil membawa obor berkeliling kampung Lesabe dan Lesabe 1.

"Meski ini acara adat namun kami tetap melaksanakan anjuran pemerintah dan tetap menjaga jarak dalam pelaksaannya," jelas

"Acara adat ini akan digelar selama 3 hari berturut di mulai pukul 00.00 atau jam 12 tengah malam hingga selesai," tambah Labia.
(rdy)