Bupati Sasingen Copot Kepala Puskesmas Ulu - <!--Can't find substitution for tag [blog.Sulut24]-->

Bupati Sasingen Copot Kepala Puskesmas Ulu


Pengangkatan pejabat puskesmas Ulu Siau, Kabupaten Sitaro
(Foto: Pemkab Sitaro)

Sulut24.com - Sitaro, Bupati Kabupaten kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Evangelian Sasingen SE, akhirnya mencopot dari jabatannya kepala Puskesmas berinisial EB dan dua stafnya.

Sesuai informasi didapat, dimana Berita Acara Pemeriksaan (BAP) oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, ada pengakuan ke tiga pegawai Puskesmas Ulu ini, dimana meminta bantuan yang sempat juga tertayang, di media sosial, yakni Permohonan Donasi untuk kebutuhan APD, Susu/Nutrisi/Vitamin dan Uang Pengganti APD bagi Puskesmas Ulu Siau.

"Memang ada pengangkatan  dan pemberhentian pejabat Puskesmas serta nota dinas untuk kedua staf,  dan pengambilan sumpah dan janji di Auditorium Kantor Bupati Sitaro, Jumat (15/5/2020)," terang Kadis Kominfo Sitaro, Jacson Baginda S.ST.

Dikatakannya Bupati sudah menerbitkan Nota Dinas kepada Nariswari F.K Tantu, S.Tr. Keb dan Abdul Mu’is, S.Kep.Ns. Dan SK Bupati nomor 821.2/SK/14/BKPSDM/2020 tentang Pengangkatan PNS dari dan dalam jabatan Administrator di lingkungan Pemkab Sitaro. Dan SK Bupati nomor 821.2/SK/15/BKPSDM/2020 Tentang Pengangkatan dan Pemberhentian PNS dari dan dlm jabatan fungsional di lingkungan Pemkab Sitaro.

"Pelantikan ini sendiri dihadiri oleh Sekretaris Daerah, Asisten Administrasi Umum, Kepala BKPSDM serta Kepala Dinas Kesehatan," ujar Baginda lagi.

Kadis Kesehatan Sitaro, dr. Semuel Raule sendiri menyayangkan tindakan tersebut menurutnya, APD sudah disalurkan semua rumah sakit dan Puskesmas, kalau masih kekurangan tetap ada persiapan siap stok, dapat segera meminta, atau mengafrak sesuai prosedur yang ada.

“Perlengkapan APD, di Gudang Obat Dinas Kesehatan Kabupaten Sitaro masih cukup tersedia," jelas Raule.

Sementara Bupati Sasingen kepada wartawan menyatakan, Semua kebutuhan penganganan Covid-19 mulai dari APD, susu dan nutrisi para tenaga medis sudah tersedia, begitu pun pengadaan barang-barang sudah tertata dalam APBD, dan APD sudah tersedia di seluruh Puskesmas yang ada di Sitaro.

Baca Juga : 
Terkait Prediksi Selesainya Pandemi Covid-19 di Sulut, Begini Penjelasan dr. Dandel

“Hal seperti ini tak perlu terjadi, karena tidak beralasan, karena Pemkab mampu, selalu memperhatikan kebutuhan APD, jika kekurangan Pemkab menyediakan cadangan yang selalu ready di kantor Dinas Kesehatan,” ungkap Bupati

Lanjutnya tindakan tersebut sangat memalukan, ini terkesan Pemkab Sitaro tidak mampu, dan dirinya  sebagai Bupati melarang mengemis seperti itu,

"Saya Perlu menegaskan disini, tidak pernah menginstruksikan Kepada OPD untuk meminta-minta bantuan dari luar, semua program pemerintahan harus dikoordinasikan, Jangan mengambil langkah sendiri-sendiri, terjadi seperti ini namanya inisiatif negatif," semburnya.

Ia juga mengingatkan kepada semua OPD yang menangani Covid-19 supaya bekerja sesuai tupoksi dan penganggarannya, tepat dan terukur, kerjalah sesuai aturan dan harus berinovasi senantiasa harus memiliki kepekaan dan daya responsive yang tinggi.

Bupati tak lupa mengingatkan kembali untuk seluruh masyarakat Sitaro, agar tetap waspada dengan bahaya Covid 19. "Tetap waspada disiplin melaksanskan anjuran pemerintah, tinggal di rumah, kalau tidak terlalu penting tidak usah keluar rumah, jaga jarak, sering cuci tangan dan selalu memakai masker," tutup Bupati.
(rdy)