Positif Covid-19 Sulut Masih Bertambah, dr. Dandel Ingatkan Belum Waktunya Social Gathering - <!--Can't find substitution for tag [blog.Sulut24]-->

Positif Covid-19 Sulut Masih Bertambah, dr. Dandel Ingatkan Belum Waktunya Social Gathering


Juru Bicara Satgas Covid-19 Sulawesi Utara dr. Steaven Dandel saat memaparkan data perkembangan Covid-19 di Provinsi Sulawesi Utara
(Foto: Pemprov Sulut/Youtube.com)

Sulut24.com - Manado, Satgas Covid-19 Provinsi Sulawesi Utara kembali memberikan update terkait perkembangan kasus Covid-19 di Sulawesi Utara.

Selaku Juru Bicara Satgas Covid-19 Sulut, dr. Steaven Dandel kembali mengumumkan adanya penambahan kasus baru Covid-19 di Sulut pada Rabu (13/5/2020).

Secara rinci dr. Dandel menyampaikan bahwa kasus ke 75 adalah seorang laki-laki berumur 41 tahun asal Talaud dan merupakan bagian dari klaster Setukpa Polri, kasus 76 adalah laki-laki berumur 17 tahun asal Minahasa dan merupakan pasien dari klaster Gowa Sulawesi Selatan.

Kasus ke 77 adalah seorang laki-laki asal Manado berumur 30 tahun dan merupakan pasien dari klaster Gowa. Kasus ke 78 adalah laki-laki umur 21 tahun, asal Minahasa, pasien ini juga merupakan pasien yang berasal dari klaster Gowa.

ADVERTISEMENT

Untuk kasus 79 adalah laki-laki asal Manado, pasien tersebut mempunyai riwayat kontak dengan pelaku perjalanan dari daerah dengan transmisi lokal. Kasus ke 80 adalah laki-laki umur 46 tahun asal Minahasa Selatan dan pasien tersebut tercatat tidak memiliki riwayat perjalanan kemanapun. Kasus 81 adalah laki-laki umur 31 tahun berasal dari Jawa Tengan dan saat ini berdomisili di Minahsa Utara, berdasarkan data dari Satgas Covid-19 Sulut, pasien tersebut pernah melakukan kontak erat dengan pelaku perjalanan dari daerah atau negara terjangkit.

Sedangkan untuk kasus ke 82 adalah anak perempuan berumur 7 tahun asal kota Bitung dan merupakan kontak erat resiko tinggi dengan pasien ke 37, 38 dan 64.

Dengan penambahan 8 kasus baru tersebut, hingga hari ini total pasien terkonfirmasi positif di Sulut menjadi 82 orang.

dr. Dandel berharap agar masyarakat dapat lebih taat terhadap himbauan pemerintah untuk selalu menjaga jarak atau physical distancing.

"Belum saatnya kita melakukan social gathering, berkumpul diatas 10 orang, mohon tetap dihindari karena kita tau bersama sebagian besar kasus yang sudah dilaporkan disini itu terkait dengan kegiatan-kegiatan yang mempertemukan banyak orang," tuturnya.

Menutup conferensi persnya, dr. Dandel mengajak semua lapisan  masyarakat agar terus memanjatkan doa agar pandemi Covid-19 bisa berlalu.

"Apapun agama kita, mari kita tetap memanjatkan doa permohonan agar kita semua dapat mengakhiri pendemi Covid-19 di Indonesia dan terutama di Sulawesi Utara," ucap dr. Dandel.
(Fn)