Transparansi Corona Antara Waspada dan Membuat Masyarakat Sulut Panik - <!--Can't find substitution for tag [blog.Sulut24]-->

Transparansi Corona Antara Waspada dan Membuat Masyarakat Sulut Panik


Ketua Gerakan Bela Rakyat (GEBRAK) Minut William Ayah Luntungan
(Foto: William Ayah Luntungan)

Sulut24.com - Minahasa Utara, Pengumuman resmi angka pasien positif Virus Corona  oleh Satgas Covid-19, Provinsi Sulawesi Utara telah menghebohkan seluruh warga, yang ada di wilayah Nyiur melambai sulut ini.

Sejumlah kalangan menilai, naiknya dua kali lipat  angka pasien positif Virus Corona pada bulan Mei ini, telah menjadi tanda tanya besar, pasalnya pada awal bulan yang kemarin angka positif Corona pada angka terendah, nanti melonjak yang signifikan pada bulan Mei ini.

"Ini menjadi tanda tanya besar, jangan sampai penderita virus Corona sudah menularkan ke warga yang lain, baru  Satgas Covid-19 Provinsi mengumumkan hasil pasien  penderita Virus Corona tersebut,"  ujar salah satu akademisi Johny Krowin, Kamis (14/5/2020).

Menurutnya memang benar transparansi data dapat membuat masyarakat lebih waspada terhadap penyebaran Covid-19. Tetapi up data ini juga membuat masyarakat Sulut panik.

Untuk itu Pemprov Sulut, harus ekstra cepat menangani penyebaran pandemi Covid-19 ini, agar tidak terjadi rasa panik yang berlebihan ditengah warga di daerah nyiur melambai sulut ini.

Sementara itu Ketua Gerakan Bela Rakyat (GEBRAK) Minut William Ayah Luntungan mengatakan  saat ini masyarakat kelihatannya hanya fokus mendapatkan sembako sehingga sosial distancing yang seharusnya yang menjadi pemutus rantai penularan virus Covid-19 terabaikan.

"Jika saja pembagian bantuan sosial dilakukan dengan cara mendistribusikan dari rumah kerumah tentu saja dapat mengurangi resiko tertular tetapi saat ini justru bansos Pemerintah baik Propinsi maupun Kabupaten masih disalurkan dengan cara mengumpulkan massa,hal ini dapat dilihat dari postingan-postingan yang beredar dimedia sosial saat ini," ujar Luntungan yang dikenal dekat dengan para kuli tinta ini, Kamis (14/5).

Diharapkan kedepannya agar selain memberikan bantuan kepada warga yang terdampak virus Corona Pemerintah juga fokus terhadap social distancing, untuk mencegah penularan Virus Covid-19.
(Joyke)