Penentuan Tiket Cagub Nasdem Cukup Alot dan Panas - <!--Can't find substitution for tag [blog.Sulut24]-->

Penentuan Tiket Cagub Nasdem Cukup Alot dan Panas

Para Tokoh Nasdem di Sulut
(Foto: Istimewa)
Sulut24.com - Minahasa Utara, Siapa figur yang nantinya akan mendapatkan ticket Partai Nasdem, untuk bertarung dalam Perhelatan Pilkada Sulut bulan Desember mendatang, saat ini masih menjadi  tanda tanya besar.

Bahkan saat ini terjadi pertarungan yang cukup alot dan panas di internal partai nasdem, karena hanya untuk mendapatkan ticket dari Partai yang berbentuk lingkaran biru, yang dibalut dengan warna jingga tersebut.

Ada tiga nama yang saat ini telah mencuat bahkan bersaing ketat untuk mendapatkan  tiket Partai Nasdem yakni DR. Vonnie Anneke Panambunan (VAP), dr Elly Engelbert Lasut (E2L) dan DR. Godbless Sofcar Vicky Lumentut (GSVL).

Sementara itu tiga nama tersebut saat ini masih digodok oleh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) bersama dengan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Nasdem.

Fenomena penentuan ticket Cagub Sulut dari Partai Nasdem ini, mendapat tanggapan dari salah satu akademisi DR. Johny Krowin. Menurutnya partai Nasdem saat ini penuh dengan pertimbangan di dalam menentukan siapa yang paling layak untuk diusung oleh Partai Nasdem dalam Pilkada Sulut nanti.

"Nasdem dalam Perhelatan Pilkada Sulut ini , menghadapi lawan yang cukup tangguh , apalagi pertarungan ini melawan Incambent Olly Dondokambey yang berpasangan dengan Steven Oktavian Kandouw (ODSK)," ujar Krowin, Selasa (9/6/2020).

Menurut Krowin bilamana Nasdem dalam pertarungan ini , salah memilih pasangan, maka kemungkinan besar peluang Nasdem untuk menang dalam Pilkada Sulut ini sangat kecil.

"Prediksi saya ada dua opsi pilihan Nasdem dalam menentukan  jargonnya yakni partai Nasdem berkoalisi dengan Golkar atau Partai Nasdem tanpa koalisi dengan Golkar, tetapi  memperhatikan kekuatan peta wilayah politik," ungkap Krowin.

Krowin mencotohkan kalau Nasdem berkoalisi dengan Golkar sudah pasti mengusung  VAP dan CEP,  atau mengusung E2L - CEP atau bisa saja GSVL - CEP dan dipastikan keterwakilan BMR tidak ada dan kalau ini terjadi  Lumbung suara BMR jadi rebutan.

Tetapi sebaliknya bilamana Nasdem mengusung salah satu jargonnya dan pasangan Cawagubnya di ambil  dari keterwakilannya dari BMR dan Sekprovnya dari Nusa Utara, maka peluang Nasdem untuk menang sangat besar.

Menurut Krowin untuk keterwakilan Bolmong Raya yang ingin maju dalam Pilkada saat ini,  ada Siswa Rahmat Mokodongan (SRM) yang juga mantan Sekprov Sulut  dan  Ketua PAN Sulut Sehand Landjar yang juga Bupati Boltim.

Krowin ketika ditanya prediksi dari tiga nama ini, siapa yang lebih berpeluang untuk di usung oleh Partai Nasdem dalam Pilkada Sulut nanti . Menurutnya semua memiliki peluang yang sama, apalagi ketiganya memiliki massa yang real dan tiga- tiganya  kader terbaik partai nasdem.

"Untuk saat ini Nasdem sangat hati - hati menentukan sikap di dalam memilih Jargonnya," ungkap Krowin.

Krowin mengatakan bilamana Nasdem mengusung VAP maka sudah pasti pendampingnya  keterwakilan dari Bolmong, tetapi bilamana terjadi koalisi antara Nasdem - Golkar maka yang lebih berpeluang E2L - CEP.

Bagaimana dengan Vicky Lumentut ? Menurut Krowin GSVL bilamana tidak diakomodir dalam Pertarungan Pilgub, maka prediksi saya akan mencuat nama DR. Paulina Runtuwene yang akan maju bertarung dalam Pilwako Manado.
(Joyke)