Saatnya Talaud Garap Potensi Kelautan dan Perikanan - <!--Can't find substitution for tag [blog.Sulut24]-->

Saatnya Talaud Garap Potensi Kelautan dan Perikanan

Para penjual ikan di Kabupaten Kepulauan Talaud
(Istimewa)
Sulut24.com - Manado, Kabupaten Talaud memiliki wilayah laut paling luas di Sulawesi Utara. Potensi kelautan dan perikanan sangat besar. Saatnya pemerintah daerah menggarap potensi besar itu untuk kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

"Talaud lebih baik fokus menggarap sektor kelautan dan perikanan. Potensinya sangat besar, tidak akan habis dalam satu abad," kata praktisi sosial kemasyarakatan Sulut, Stenly Daniel, Selasa (9/6/2020) di Manado.

Potensi kelautan dan perikanan Kabupaten Talaud itu, pengembangannya kemudian dapat diintegrasikan dengan sektor niaga dan pariwisata. "Jadi pengembangan berjalan dinamis dari beberapa sektor. Itu akan luar biasa, apalagi Talaud memiliki ikatan sejarah yang kuat dalam histori pelayaran niaga dunia," urai Stenly.

Imbas dari fokus pengembangan yang terintegrasi tidak hanya kemajuan pembangunan fisik Talaud, sebut Stenly, tetapi juga peningkatan ekonomi masyarakat secara mendasar. Sebab masyarakat Talaud sudah turun-temurun hidup dalam tradisi maritim yang kuat.

Dalam tradisi kemaritiman, urai Stenly, sesungguhnya masyarakat Talaud menganggap laut sebagai tempat berpijak harapan dan rumah kedua setelah daratan. "Kalau tidak pulang ke rumah karena jarak melaut cukup jauh, nelayan Talaud singgah membangun daseng di pulau paling dekat dengan sumber ikan. Kultur ini masih tetap dilakukan," sebutnya memberi contoh.

Untuk pengembangan sektor mixed tersebut, Stenly berharap pemerintah Talaud lebih agresif menata program kelautan dan perikanan yang berbasis kerakyatan. Penataan program itu harus diawali dengan penyusunan desain yang konstruktif. "Itu pasti disupport Presiden Joko Widodo karena terkait misi Indonesia menjadi Poros Maritim Dunia," katanya.
(Ag)