Sendouw: Kofia Jangan Asbun Soal Pembangunan SWH Tuminting - <!--Can't find substitution for tag [blog.Sulut24]-->

Sendouw: Kofia Jangan Asbun Soal Pembangunan SWH Tuminting

 Stenly Sendouw, Ketua LSM LP2KKNP
(Foto: Dok Pribadi)
Sulut24.com - Manado, Serbaguna Wisma Haji (SWH) Tuminting yang selesai dibangun bulan Maret 2020 oleh Kementerian Agama (Kemenag) Sulut dan dinyatakan sudah rusak sebelum digunakan sebagaimana disebut oleh Ruddy Kofia SH, Ketua LSM Anti Korupsi, tidak masuk akal.

"Kofia jangan asbun alias asal bunyi. Apalagi pembangunan gedung itu baru selesai tiga bulan lalu dan masih dalam tahap pemeliharaan pihak kontraktor," sebut Stenly Sendouw, Ketua LSM LP2KKNP.

Menurut Stenly, Kofia seakan-akan sudah tahu ada kerugian negara pada pembangunan gedung SWH Tuminting. Padahal gedung baru selesai dibangun, belum digunakan, belum ada pemeriksaan dan apalagi audit dari BPK. "Dari sisi mana ada kerugian negara sehingga semen masih basah sudah minta diperiksa? Itu tidak masuk akal," sebut Stenly, Minggu (28/6/2020).

Dia menduga, Kofia punya interes tertentu dengan pekerjaan pembangunan gedung SWH Tuminting. Soalnya, Kofia sejak beberapa tahun ini tidak hanya sebagai LSM melainkan lebih banyak berurusan dengan pekerjaan fisik sebagai seorang kontraktor.

Jadi, lanjut Stenly, besar kemungkinan Kofia sedang mengincar proyek di Kemenag Sulut. "Kalau mau mencari pekerjaan, ikuti saja prosedurnya. Jangan yang aneh-aneh, asal bunyi dan ingin mencari untung sepihak," tegas Stenly.
(Ag)