Terima Kunker Pimpinan Bawaslu Sulut, Enok: Supervisi Dan Evaluasi Pengawasan - <!--Can't find substitution for tag [blog.Sulut24]-->

Terima Kunker Pimpinan Bawaslu Sulut, Enok: Supervisi Dan Evaluasi Pengawasan

Pimpinan Bawaslu Sulawesi Utara Supriyadi Pangellu saat memberikan sambutan
(Foto: Sulut24/Fadlan)
Sulut24.com - Bolmut, Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Bolaang Mongondow Utara menerima kunjungan kerja Pimpinan Bawaslu Provinsi Sulawesi Utara Supriyadi Pangellu di Sekretariat Panwascam Kecamatan Bintauna pada Kamis (16/7/2020).

Anggota Bawaslu Bolmut Ben Henser Enok kepada awak media mengatakan bahwa kunjungan kerja tersebut merupakan bagian dari kerja-kerja Bawaslu dalam mengawasi proses jalannya tahapan pilkada. Tambahnya, pada kesempatan tersebut Pimpinan Bawaslu Sulut juga melakukan Supervisi dan evaluasi pengawasan pada tahapan pencocokan dan penelitian daftar pemilih pada pilkada 2020 mendatang.

"Sekarang tahapanya adalah pencocokan dan penelitian daftar pemilih, jadi kunjungan ini selain untuk berkoordinasi, juga memberikan penguatan-penguatan dan memastikn kesiapan jajaran pengawas sampai ketingkat desa telah siap dan sudah diperlengkapi dengan APD sesuai protap Covid-19 agar tidak menemui kendala dalam proses pengawasan di lapangan nanti," ujar Enok yang juga merupakan Kordiv Pengawasan, Hubungan Masyarakat dan Hubungan Antar Lembaga itu.

Sementara itu Pimpinan Bawaslu Sulut Supriyadi Pangellu dalam sambutannya, menyampaikan kepada para jajaran Bawaslu Bolmut agar benar-benar memastikan proses pencocokan dan penelitian daftar pemilih, apakah data tersebut sudah di update atau tidak.


"Jangan sampai ada orang yang suda meninggal tetap terdaftar sebagai DPT, dan juga harus memastikan tidak ada warga yang hak konstitusinya hilang dalam pilkada 2020 nanti karna tidak terdata sebagai daftar pemilih tetap," terang Pangellu.

Dirinya menambahkan dalam proses pengawasan pada situasi Pandemi Covid-19, Panitia Pengawas Pemilu Kelurahan/Desa (PKD) harus juga memastikan petugas PPDP dalam melakukan Coklit tetap mengikuti protap Covid-19.

"Kalau teman-teman PKD menemui ada petugas PPDP yang contohnya tidak menggunakan masker dalam pencoklitan, maka teman-teman PKD bisa menyampaikan kepada masyarakat, bahwa masyarakat bisa memilih untuk tidak menerima petugas PPDP tersebut untuk melakukan coklit," tegas Pangellu.
(Fadlan)