Geraldus Kosamah: Aksi Kami Damai Dan Tidak Ditunggangi - <!--Can't find substitution for tag [blog.Sulut24]-->

Geraldus Kosamah: Aksi Kami Damai Dan Tidak Ditunggangi

Koordinator Aliansi Mahasiswa Aifat Raya Geraldus Kosamah
(Foto: Dok Pribadi)
Sulut24.com - Koordinator Aliansi Mahasiswa Aifat Raya Geraldus Kosamah menegaskan bahwa wacana aksi mahasiswa pada Rabu 22 Juli 2020 mendatang adalah murni dan tidak ditunggangi oleh siapapun.

Pernyataan tersebut ditegaskan oleh Geraldus Kosamah melalui siaran pers yang diterima media ini pada Sabtu (18/7/2020).

Siaran pers tersebut diterbitkan menyusul adanya pernyataan dari Tokoh Intelektual dari Aifat Raya yang menuding bahwa aksi yang akan digelar itu ditunggangi oleh kelompok tertentu yang mempunyai kepentingan.

Dalam siaran pers tersebut Kosamah mengatakan bahwa aksi tersebut murni digagas oleh mahasiswa yang merupakan bentuk kepedulian terhadap masalah sosial ekonomi, pendidikan, kesehatan, keamanan, dan pembangunan infrastruktur jalan utama antara desa dan distrik yang dinilai luput dari perhatian pemerintah.

"Kami mahasiswa adalah mitra penghubung antara masyarakat dan pemerintah. Untuk itu kami punya hak dan bebas turun ke jalan karena kebebasan kami sudah dilindungi UU No 9 tahun 1998 tentang kebebasan berpendapat dimuka umum," ucapnya.

Ia menambahkan rencana aksi yang akan dilakukan nanti tidak ada sangkut pautnya dengan letak Ibu Kota Kabupaten. Menurutnya Ibu Kota sudah final dan berada di Kumurkek.

"Aksi kami adalah aksi damai menuntut ketidakadilan yang  terjadi diatas bumi A3, bukan aksi anarkis atau aksi separatis yang mengganggu keamanan dan kenyamanan tatanan pemerintah daerah," jelas Geraldus Kosamah.
(fn)