PMII IAIN Manado Galang Dana Untuk Korban Bencana Banjir di Masamba Sulsel - <!--Can't find substitution for tag [blog.Sulut24]-->

PMII IAIN Manado Galang Dana Untuk Korban Bencana Banjir di Masamba Sulsel

PMII IAIN Cabang Metro Manado saat melakukan Penggalangan Dana di tugu Zero Point Manado, Senin (20/7/2020). (Foto: Sulut24/ Melky Tumpia)
Sulut24.com - Manado, Berbagai cara dilakukan semua pihak untuk membantu korban bencana banjir bandang yang terjadi di Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan beberapa waktu lalu.

Seperti yang dilakukan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Cabang Metro Manado, Senin (20/7/2020).

Melalui seruan aksi Peduli Bencana Banjir Masamba, PMII IAIN Manado sekaligus melakukan Penggalangan Dana bagi masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.

Secara bergantian, para Mahasiswa menyampaikan rasa kepedulian mereka terhadap warga Masamba yang menjadi korban banjir bandang tersebut. Sembari membentangkan poster yang bertuliskan ”PMII Peduli Masamba” ”Luka Mereka, Luka Kita Bersama”.

Sontak, aksi mereka pun mencuri perhatian warga yang melintas disekitar Tugu Zero Point. Hingga tak sedikit warga yang langsung berhenti dan ikut berpartisipasi dalam penggalangan dana tersebut.

Ketua Komisariat PMII IAIN Manado, Bayu Satriawan Yunus berharap, bantuan tersebut dapat bermanfaat bagi warga di daerah yang terdampak banjir.


”Sekecil apapun itu, pastinya akan sangat bermanfaat bagi mereka. Mereka sangat membutuhkan uluran tangan kita semua, apalagi ditengah Pandemi Covid-19 ini, mereka sudah kena musibah yang lain,” kata Bayu usai kegiatan.

Selain itu kata Bayu, dengan semboyan ”Torang Samua Basudara”, seharusnya kita (warga Sulut - red), harus berempati kepada saudara-saudara kita yang lagi kena musibah, tunjukkan bahwa dengan semboyan tersebut, kita peduli.

”Aksi ini sebagai bentuk partisipatif untuk membantu masyarakat Masamba yang masih memerlukan uluran tangan kita. Karena masih banyak ratusan ribu orang yang menjadi pengungsi dan tak tahu kapan bisa kembali ke rumah,” ucap Bayu.

Bayu mengatakan, PMII Komisariat IAIN Manado akan melaksanakan aksi yang sama selama beberapa hari kedepan, setelah itu semua dana yang terkumpul bisa segera dikirim / didistribusikan ke Kabupaten Luwu ke daerah terdampak yang memerlukan bantuan ini.

”Kalau sudah dievaluasi dan dihitung, secepatnya akan kita kirim ke daerah terdampak,” pungkasnya.
(MT)