Terapi Simptomatik Untuk Kesembuhan Pasien Covid-19 - <!--Can't find substitution for tag [blog.Sulut24]-->

Terapi Simptomatik Untuk Kesembuhan Pasien Covid-19

Ilustrasi
(Foto via rumahsakit.unair.ac.id)
Sulut24.com - Manado, Kasus Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Indonesia khususnya Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) hingga kini masih terus mengalami penambahan.

Berdasarkan data dari Satgas Covid-19 Provinsi Sulawesi Utara Kamis (22/7), tercatat pasien terkonfirmasi positif Covid-19 mencapai 2.118 orang dengan kasus aktif sebanyak 1.022 orang.

Meski demikian, sejak adanya revisi pedoman pencegahan dan pengendalian Covid-19 oleh Menteri Kesehatan, pasien yang dinyatakan sembuh dari Virus yang pertema kali ditemukan di Wuhan ini juga turut melonjak.

Di wilayah Sulawesi Utara sendiri, sampai saat ini tercatat sudah ada 977 pasien yang dinyatakan sembuh dari Virus yang telah menyebar hampir di seluruh dunia ini.

Lonjakan angka kesembuhan itu turut menimbulkan tanda tanya ditengah masyarakat terkait obat yang digunakan untuk menyembuhkan pasien Covid-19.

Menjawab pertanyaan tersebut, beberapa waktu lalu dalam konferensi pers, Juru Bicara Satgas Covid-19 Provinsi Sulawesi Utara dr. Steaven Dandel mengatakan bahwa metode yang digunakan untuk penyembuhan pasien Covid-19 saat ini adalah simptomatik atau terapi gejala.

"Ada terapi simptomatik atau terapi gejala yang ditujukan untuk mensupport sehingga orang jangan sampai jatuh kedalam kondisi yang lebih berat," tuturnya.

Dikutip dari Antaranews.com dr. Erlina Burhan yang merupakan Dokter Paru dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menjelaskan bawa simtomatis atau terapi gejala adalah pengobatan terhadap gelaja-gejala yang muncul dari pasien Covid-19.

Ia menggambarkan jika pasien Covid-19 mengalami sakit kepala maka akan diberikan obat sakit kepala dan jika pasien mengalami sesak napas maka akan diberikan respirator oksigen untuk membantu pasien bernafas.

dr. Erlina menjelaskan pada dasarnya sifat virus adalah self limiting disease yaitu bisa sembuh dengan sendirinya. Menurutnya peningkatan daya tahan tubuh pasien Covid-19 dapat membuatnya sembuh dari Virus tersebut.

Meski bisa sembuh dengan sendirinya, dr. Steaven Dandel terus mengingatkan masyarakat bahwa Covid-19 dapat berbahaya jika terpapar pada masyarakat usia rentan yang mempunyai penyakit bawaan.
(Fn)