Kemenag Bolmong Sosialisasi SE 15 dan Gulir Penguatan Keagamaan - <!--Can't find substitution for tag [blog.Sulut24]-->

Kemenag Bolmong Sosialisasi SE 15 dan Gulir Penguatan Keagamaan

Kepala Kantor Kemenag Bolmong, Muchtar G. Bonde
(Istimewa)
Sulut24.com - Bolmong, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Bolaang Mongondow (Bolmong) sedang giat menggulir penguatan keagamaan dan sosialisasi Surat Edaran Menteri Agama Nomor SE 15 Tahun 2020 Tentang panduan penyelenggaraan kegiatan kegamaan di rumah ibadah, dalam mewujudkan masyarakat produktif dan aman Covid di masa pandemi.

Giat sosialisasi SE Menag 15 dan penguatan nilai-nilai keagamaan tersebut disampaikan Kepala Kantor Kemenag Bolmong, Muchtar G. Bonde, di ruang kerja Senin (3/8/2020). "Saat ini kami sedang melakukan sosialisasi SE 15/2020 dan penguatan keagamaan dengan menurunkan penyuluh agama. Saya fungsikan ratusan penyuluh agama yang non PNS untuk turun lapangan," jelasnya lalu menyebut penyuluh yang dimaksud untuk semua agama yang ada di Bolmong.

Selama masa pandemi Covid1-9 dan ditutupnya tempat-tempat ibadah dan semua aktivitas dibatasi, urai Bonde, sangat kelihatan nilai-nilai agama mengalami penurunan kualitas. Oleh sebab itu Kemenag Bolmong melakukan kegiatan yang sifatnya penguatan.

"Tempat-tempat ibadah saat pandemi Covid-19 ditutup. Jamaah tidak lagi ke mesjid, ibadah-ibadah kolom di Kristen pun ditiadakan. Begitu juga dengan giat jamaah agama lain dibatasi, semua dibatasi sehingga sangat berpengaruh terhadap kualitas ibadah dan mengorbankan nilai-nilai keagamaan," kata Bonde.

Setelah tempat- tempat ibadah dibuka, jamaah masih terpengaruh secara psikologis dan jamaah madih enggan datang beribadah. Minat jamaah untuk datang beribadah sangat turun walau tempat-tempat ibadah sudah dibuka kembali.

"Nah, kami turunkan petugas penyuluh untuk memberi penguatan dan memotivasi masyarakat untuk datang beribadah ke rumah ibadat masing-masing agama dengan mengikuti protokol kesehatan," terang figur lowprofile yang alumnus IAIN Alauddin Ujung Pandang tersebut.

Bonde berharap, para pemuka semua agama dapat mendorong jamaah untuk lebih aktif dan produktif beribadah sesuai keyakinan dan kepercayaan agama masing-masing. "Dan tentunya saling bekerjasama, saling mengingatkan dan memotivasi seluruh jamaah untuk mengikuti protokol kesehatan sesuai yang diamanatkan dalam SE 15," katanya diakhir perbincangan.
(Ag)