Humagi Sebut Peran Mahasiswa Dalam Mengawal Proses Demokrasi Sangat Penting - <!--Can't find substitution for tag [blog.Sulut24]-->

Humagi Sebut Peran Mahasiswa Dalam Mengawal Proses Demokrasi Sangat Penting

 Komisioner Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Sulawesi Utara Mustarin Humagi saat memberikan sambutan (Foto: Humas bawaslu Sulut)

Sulut24.com – Manado, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Utara melalui Divisi Penanganan Pelanggaran kembali menggelar Sosialisasi Potensi Pelanggaran Pemilihan Gubernur Dan Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Utara pada Pemilhan Tahun 2020 pada Kamis (1/10/2020) di Warkop Kemang, Kota Manado. 

Kegiatan sosialisasi terkait Potensi Pelanggaran tersebut dihadiri oleh Badan Eksekutif Mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi yang ada di Sulawesi Utara. 

Dalam sambutannya dihadapan peserta  Komisioner Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Sulawesi Utara Koordinator Divisi Divisi Penanganan Pelanggaran Mustarin Humagi mengatakan peran mahasiswa dalam mengawal proses demokrasi pada Pemilihan Kepala Daerah di Sulawesi Utara Tahun 2020 sangat penting. 

Ia lantas mejelaskan bahwa jajaran Bawaslu sampai ke tingkat Pengawas Desa dan Kelurahan sangat terbatas, untuk itu meurutnya pengawasan partisipatif dari para Mahasiswa sangat dibutuhkan. “Jika dilapangan nanti menemui praktek-praktek money politik, hoax, isu sara, dan ujaran kebencian, agar secepatnya langsung dilaporkan ke Bawaslu,” jelas Humagi. 

Dia menambahkan laporan yang masuk terkait dugaan pelanggaran pidana pemilihan, akan di proses melalui Sentra Gakkumdu yang didalamnya terdiri dari unsur Bawaslu, Kepolisian, dan Kejaksaan. 

“Laporan yang masuk harus memenuhi persyaratan formil maupun persyaratan materil dan harus dilengkapi dengan minimal 2 alat bukti,” tandasnya. 

Selain Humagi, Perwakilan unsur Gakkumdu Provinsi Sulawesi Utara, Kejakaan Tinggi Sulawesi Utara, Akademisi serta perwakilan Kornas JPPR juga turut membagikan materi pada sosialisasi tersebut. (Fn)