Gelar Sosialisasi Covid-19 dan Bhakti Sosial, Tamuntuan dan Onibala Kunjungi Desa Lalumpe - <!--Can't find substitution for tag [blog.Sulut24]-->

Gelar Sosialisasi Covid-19 dan Bhakti Sosial, Tamuntuan dan Onibala Kunjungi Desa Lalumpe

Pjs. Bupati Minsel, Drs. Meiki M. Onibala MSi dan Kadis Sosial Provinsi Sulut, dr. Rinny Tamuntuan menyerahkan paket bantuan bagi warga Desa Lalumpe yang terkena dampak pandemi covid-19. (foto: Sulut24/Simon)


Sulut24.com - Minsel, Masyarakat Desa Lalumpe, Kecamatan Motoling, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) patut berbangga dan bersyukur. 

Pasalnya, desa yang dipimpin oleh Hukum Tua (Kumtua) cantik, Vilany Kewo SPd ini mendapat perhatian khusus dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minsel.

Menjelang akhir tahun anggaran 2020, Pemprov melalui Dinas Sosial (Dinsos) Daerah Provinsi Sulut memilih Desa Lalumpe sebagai satu-satunya desa di Kabupaten Minsel yang menjadi pusat pelaksanaan Sosialisasi Pencegahan Covid-19 dan Mengantisipasi Dampak Fenomena La Nina yang dirangkaian dengan kegiatan bhakti sosial dalam rangka peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) yang jatuh pada tanggal 20 Desember 2020 mendatang. 

Kegiatan sosialisasi yang digelar pada Senin (16/11/2020) itu, turut dihadiri langsung Kepala Dinsos Daerah Provinsi Sulut, dr. Rinny Tamuntuan dan Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Minsel, Drs. Meiki Marthen Onibala MSi. 

Kehadiran Kadis Tamuntuan di Desa Lalumpe turut didampingi puluhan petugas pendamping Program Keluarga Harapan (PKH),  Taruna Siaga Bencana (Tagana) dan staf Dinsos Daerah Provinsi Sulut. 

Sejumlah pejabat teras Pemkab Minsel juga turut hadir, diantaranya Asisten I Frangky Tangkere SP, MSi, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Dr. Meidy J. Maindoka MSi, Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Drs. Nofry Pussung, Kabag Ortal Jerry Sengkey S.Sos, staf ahli Drs. Decky Tuwo, dan staf khusus Pdt. Steven Rambi STh. 

Pada kesempatan itu, Kadis Sosial Provinsi Sulut dr. Rinny Tamuntuan dan Pjs Bupati Onibala berkenan menyalurkan bantuan sembako ditambah paket Bantuan Sosial Beras (BSB) sebanyak 10 karung masing-masing dengan volume 50 Kg bagi masyarakat penerima manfaat PKH yang terkena dampak pandemi Covid-19. 

Pada kesempatan yang sama, Tamuntuan dan Onibala juga menyalurkan 63 paket bantuan bagi jemaat Gereja Sidang Pantekosta di Indonesia (GSPdI) Lalumpe yang terkena dampak pandemi Covid-19. 

Penyaluran paket bantuan sosial (bansos) tersebut, turut disaksikan Gembala GSPdI Lalumpe, Ventje Onibala SPd, STh, Camat Motoling Drs. Sonny Umboh  dan unsur pemerintah kecamatan serta perangkat desa setempat. 

Sebelum bertolak menuju Desa Lalumpe, Kadis Tamuntuan bersama 63 petugas pendamping PKH sebelumnya sempat mendatangi Kantor Bupati Minsel, di Kelurahan Pondang, Kecamatan Amurang Timur. 

Kedatangan Kadis Tamuntuan dan rombongan di pagi hari itu, disambut hangat oleh Pjs Bupati Onibala. 

Dalam pertemuan tersebut yang berlangsung selama 60 menit itu, Onibala bahkan diminta untuk memberikan wejangan sekaligus motivasi kepada 63 petugas pendamping PKH. 

Pada kesempatan itu, Onibala membagikan rahasia hidup suksesnya selama puluhan tahun meniti karir sebagai seorang birokrat.

"Kunci hidup sukses ada tiga. Yang pertama adalah kerja keras, yang kedua kerja keras, dan yang ketiga juga kerja keras. Tidak usah sibuk cari muka kepada atasan. Bila anda kerja keras, bekerja dengan tulus ikhlas dan mengandalkan Tuhan, anda pasti akan diberi kepercayaan yang lebih besar dan promosi dari atasan," tandas Onibala. 

Pada hari yang sama di lantai empat Kantor Bupati  Minsel, Onibala menyempatkan diri menghadiri kegiatan sosialisasi Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek) bagi pekerja Bukan Penerima Upah (BPU). 

Pada kesempatan itu, Onibala secara simbolis juga menyerahkan kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan kepada sejumlah perwakilan petani di Kabupaten Minsel.

Adapun jumlah petani di Kabupaten Minsel yang mendapat perlindungan keselamatan kerja dan sudah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan sebanyak 3941 orang.

Ribuan petani ini mendapat Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) dimana keanggotaan mereka sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, dibiayai langsung lewat APBD Provinsi Sulut. 

Turut hadir pada kesempatan itu, Kabid Keuangan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Manado, Wisnu Wardhana dan Kepala Bidang (Kabid) Penyuluhan Pertanian Dinas Pertanian dan Peternakan Daerah Provinsi Sulut  Ir. Ferry Roring.

Sementara dari Dinas Pertanian Kabupaten Minsel, diwakili oleh Kabid Penyuluhan Pertanian Verby N.D. Rumintjap STP, MSi. (Simon)