Kasus Pembakaran Motor Dituding Jalan Ditempat, Kapolres: Terduga Pelakunya Sudah Ada - <!--Can't find substitution for tag [blog.Sulut24]-->

Widget HTML Atas

 

Advertisement



Kasus Pembakaran Motor Dituding Jalan Ditempat, Kapolres: Terduga Pelakunya Sudah Ada

Barang bukti motor yang dibakar (Foto: Ist)

Sulut24.com - Sangihe, Misteri dugaan kasus pencurian dan pembakaran sepeda motor pada pertengahan November 2020 lalu sepertinya mulai menunjukan titik terang ketika penyidik Polres Kepulauan Sangihe dikabarkan telah melakukan Gelar Perkara terhadap kasus tersebut.

Penanganan dugaan kasus pembakaran motor milik korban, ketua LP-KPK Komcab Sangihe, Johan Lukas ini, sebelumnya dituding tak berproses sebagaimana mestinya alias jalan ditempat. Polisi, bahkan dinilai lambat menangani dan bekerja tak profesional.

Tudingan ini sepertinya cukup beralasan karena warga menilai dalam kurun waktu dua bulan sejak kejadian, penyidik belum menemukan Tersangka dan belum berhasil mengungkap motif kejahatan ini.

"Seharusnya penyidik bekerja profesional tanpa ada intervensi atau kepentingan - kepentingan lain diluar kepentingan penegakan hukum," ujar Kuasa Hukum korban, Junawir Stirman SH.

Ditambahkan, jika penyidik bekerja profesional, seharusnya korban atau pelapor sudah mendapatkan pemberitahuan tentang perkembangan hasil penyelidikan atau SP2HP. 

"Sudah 2 bulan kasus ini berjalan namun belum ada pemberitahuan kepada pelapor. Ya, wajarlah jika warga beranggapan bahwa kasus ini jalan ditempat," tegas Pengacara muda ini.

Terpisah, Kapolres Kepulauan Sangihe, AKBP Tony Budhi Susetyo SIK dimintai konfirmasi menyatakan, terhadap kasus pencurian dan pembakaran motor milik aktivis LSM tersebut, pihaknya telah melakukan Gelar Perkara. Menurut Kapolres, penyidik juga telah mengantongi nama terduga pelaku dan pasti akan segera disampaikan. 

"Perkaranya sudah digelar. Untuk orang yang diduga sebagai pelaku sudah ada. Nanti kami sampaikan," terang Susetyo.

Sebelumnya, Jumat (13/11-2020), sepeda Motor milik korban raib dari rumahnya yang diduga dicuri oleh orang yang tidak dikenal. Minggu (15/11-2020) sepeda motor tersebut ditemukan warga dalam kondisi hangus terbakar disebuah lahan kosong tak jauh dari rumah korban. Kasus ini didesak segera diungkap dan ditangani Polisi karena disinyalir bermotif teror terhadap aktivis yang berpotensi terjadi berulang - ulang dan menimpa orang lain. (Vickh)


Advertisement





 

Advertisement