Jelang Pelantikan FDW-PYR, Tuwo Masuk Bursa Sekda Minsel - <!--Can't find substitution for tag [blog.Sulut24]-->

Jelang Pelantikan FDW-PYR, Tuwo Masuk Bursa Sekda Minsel

Dekky Jusni Tuwo, S.Sos. (foto: ist)


Sulut24.com, MINSEL - PDI Perjuangan (PDIP) Sulawesi Utara (Sulut) di bawah kepemimpinan Olly Dondokambey meraih kemenangan besar pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2020 di Sulut. 

Betapa tidak, kader calon kepala daerah yang diusung partai banteng menang di tujuh dari delapan daerah yang menggelar Pilkada serentak 2020.

Tujuh kemenangan itu direbut di ajang Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulut, Pemilihan Bupati (Pilbup) Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Pilbup Minahasa Utara (Minut), Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Kota Bitung, Pilbup Minahasa Selatan (Minsel), Pilwalkot Kota Tomohon, dan Pilwalkot Kota Manado.

Pasca kemenangan PDIP yang sangat spektakuler itu, khususnya di Kabupaten Minsel, membuka peluang jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) diisi oleh pejabat senior di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minsel dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut. 

Salah satu pejabat senior di lingkup Pemkab Minsel yang punya peluang besar masuk bursa kandidat Sekda Minsel adalah Dekky Jusni Tuwo, S.Sos. 

Staf Ahli Bupati Minsel Bidang Politik, Hukum dan Pemerintahan ini dikenal sebagai pejabat paling senior, berintegritas dan sarat pengalaman. 

Kedekatannya dengan Bupati dan Wakil Bupati terpilih Minsel, Frangky Donny Wongkar, SH dan Petra Yanni Rembang, MTh (FDW-PYR), semakin memperbesar peluangnya menduduki jabatan bergengsi tersebut. 

Apalagi, Tuwo merupakan  teman seangkatan dengan FDW, yakni angkatan 1984 di SMA 162 Amurang (kini SMA Negeri 1 Amurang).

Tuwo merupakan pejabat eselon IIb dengan pangkat/golongan IVc. Sudah 11 tahun dia mengemban pangkat IVc, terhitung sejak tahun 2010.

Dia dikenal sebagai pekerja keras, loyal, berdedikasi tinggi dan birokrat bersih. Selama menjadi pejabat eselon IV hingga eselon II, dia tidak pernah tersandung kasus korupsi.

Peraih penghargaan pegawai berprestasi tahun 2001 dan penghargaan Aditya Karya Mahadva Yodha sebagai pembina Karang Taruna Terbaik tahun 2011 ini, sudah 35 tahun mengabdi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

Sekitar 12 bupati telah dilaluinya sejak era Bupati Minahasa, Alex Lelengboto hingga akhirnya Kabupaten Minsel terbentuk pada 2003 lalu dan sampai sekarang ini.

Suami tercinta dari Daisy Rindengan, SE ini mengabdi di Minsel mulai dari era Penjabat Bupati dan Bupati definitif Drs. Ramoy Markus Luntungan, Asiano Gemy Kawatu, SE, MSi, Drs. H.D. Waworuntu, Drs. Meiki Onibala, MSi, Christiany Eugenia Paruntu, SE, Ir. Rene Hosang dan sampai sekarang ini di era Bupati terpilih Minsel, Franky Donny Wongkar, SH.

Sejumlah jabatan strategis pernah ia pegang. Birokrat bersahaja dan murah senyum ini mengawali karirnya sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kantor Camat Tombasian (kini Kantor Camat Amurang) pada tahun 1986 silam.   

Ketika itu, lelaki asal Tareran ini sempat mendapat tugas belajar di Akademi Pemerintahan Dalam Negeri (APDN) Manado. 

Enam tahun kemudian, yakni tahun 1992 dia kembali mendapat tugas belajar di FISIP Unsrat. Dia juga sempat kuliah selama dua tahun di Fakultas Teknik Unsrat.

Setelah menunaikan tugas belajar, tiga tahun kemudian tepatnya pada tahun 1995, ia dipromosi menduduki jabatan eselon IV sebagai Kasubag Pengembangan Karier pada  Bagian Kepegawaian Sekretariat Wilayah Daerah (Setwilda) Tingkat II Minahasa.

Masih di Bagian Kepegawaian Setwilda Tingkat II Minahasa, selang tahun 1998 Tuwo juga pernah menjabat Kasubag Pendidikan dan Pelatihan (Diklat). 

Karena kepiawaiannya menjalin komunikasi dengan banyak kalangan, terlebih dengan insan Pers, pada tahun 2000 dia  dipromosi ke jabatan yang lebih bergengsi, yakni jabatan eselon III sebagai Kepala Bagian (Kabag) Humas Setwilda Tingkat II Minahasa. 

Bupati Minahasa Drs. Dolvi Tanor punya alasan yang kuat dan tepat saat mengangkat Tuwo menjadi jurubicara Pemkab Minahasa. Pasalnya, Tuwo sangat paham dengan dunia jurnalistik karena pernah menekuni profesi wartawan di Surat Kabar Cahaya Siang di era 1986.

Hanya setahun menjadi 'corong'-nya Pemkab Minahasa, selang tahun 2001 Tuwo akhirnya pulang kampung karena mendapat tugas baru sebagai Camat Tareran. 

Kemudian pada tahun 2002, alumni SMA 162 Amurang angkatan 1984 ini kembali ditarik ke Pemkab Minahasa, dan kali ini menjabat  Kabid Data dan Informasi di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Minahasa. 

Ketika terbentuk daerah pemekaran baru, Kabupaten Minsel pada tahun 2003, Penjabat Bupati Minsel saat itu Drs. Ramoy Markus Luntungan merekrut Tuwo dan mengangkatnya menjadi pejabat eselon II. 

Dia dipromosi menjabat Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispencapil) Kabupaten Minsel. Tuwo adalah pejabat pertama (perintis) dan yang paling lama menahkodai Dispencapil Minsel, terhitung sejak 2003 hingga 2010. 

Selama dua periode kepemimpinan Bupati Minsel Christiany Eugenia Paruntu, SE (periode 2010-2015 dan 2015-2020). Tuwo pernah menduduki sejumlah jabatan strategis. 

Antara lain Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Minsel pada tahun 2010, serta Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan  Koperasi tahun 2012. 

Terhitung sejak tahun 2014 sampai sekarang ini, alumni APDN Manado 1990 dan FISIP Unsrat Manado 1994 ini masih menjabat sebagai Staf Ahli Bupati Minsel. 

Tuwo juga aktif di bidang organisasi sosial, kepemudaan, seni tari dan olahraga. 

Di antaranya menjabat Ketua Pengkab PTMSI Minsel tahun 2005, Ketua IODI Minsel tahun 2010, Ketua Pengkab Pertina Minsel tahun 2012, dan Sekretaris Pengprov IODI Sulut tahun 2019. 

Dekky Jusni Tuwo, S.Sos saat menyambut kedatangan Gubernur Sulut Olly Dondokambey, SE dan Bupati terpilih Minsel Franky Donny Wongkar, SH (foto: Ist)

Pada tahun 2004 silam, Tuwo pernah mendirikan Yayasan Formasi Bangun Minsel. Dia juga pernah menjabat Ketua Pemuda Panca Marga (PPM) tahun 2018 dan Bendahara PPM Provinsi Sulut tahun 2018. 

Sumber pejabat teras di Pemprov Sulut mengatakan, Tuwo punya peluang besar untuk menjabat Sekda Minsel kedepan. 

Namun, Tuwo bakal bersaing ketat dengan tiga pejabat senior lainnya asal Minsel dari lingkup Pemprov Sulut. 

"Ketiganya juga mulai santer digadang dan berpeluang masuk bursa kandidat Sekda Minsel. Mereka adalah Ferry Jones Sangian, S.Sos, MAP, Drs. Evans Steven Liow, dan Olvie Atteng, SE, M.Si," ungkap sumber yang enggan disebutkan namanya ini. 

Sangian saat ini menjabat Staf Ahli Gubernur Sulut Bidang Politik, Hukum dan Pemerintahan, sementara Liow menjabat Kepala Badan Kesbangpol Daerah Provinsi Sulut. 

Adapun Atteng saat ini menjabat Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulut. (Simon)