Lagi, Insentif Covid-19 Disoal Tenaga Medis - <!--Can't find substitution for tag [blog.Sulut24]-->

Lagi, Insentif Covid-19 Disoal Tenaga Medis

Juru Bicara Gugus Tugas Kabupaten Kepulauan Sangihe, dr. Yopi Thungari M.Kes (Foto: Ist)


Sulut24.com - Sangihe, Polemik soal dana Insentif Covid-19 bagi Tenaga Kesehatan (Nakes) sepertinya tak pernah ada akhirnya.

Setelah beberapa poin permasalahan Insentif telah diselesaikan oleh pemerintah daerah, kali ini keluhan yang hampir sama kembali disuarakan Nakes khususnya yang bertugas di Rumah Sakit Liung Paduli Tabukan Utara.

Mereka, (Nakes, red) kembali mengeluhkan lambatnya pembayaran selisih insentif Covid-19 sejak September hingga November 2020 lalu.

Salah seorang Nakes yang menangani pasien Covid-19 menuturkan, terdapat selisih pembayaran di bulan - bulan tersebut karena insentif yang diterima dipotong dengan alasan anggaran kurang. 

"Insentif yang dibayarkan September, Oktober dan November 2020 dipotong, sehingga selisih dari pembayaran tersebut masih kami tunggu sampai sekarang," ujar Nakes yang minta namanya tak diekspos.

Seharusnya, lanjut dia, selisih tersebut sudah bisa dibayarkan bulan Januari 2021, karena Dana Covid-19 sudah masuk Kas Daerah pada sekitar akhir Desember 2020. "Kami berharap, selisih insentif tersebut bisa segera dibayarkan sekarang," harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan yang juga Juru Bicara Gugus Tugas Kabupaten Kepulauan Sangihe, dr. Yopi Thungari M.Kes dikonfirmasi Sulut24.com membenarkan anggaran penanganan Covid-19 telah masuk kas daerah diakhir tahun. Menurutnya, pembayaran akan segera dilakukan jika persiapan anggaran telah selesai. 

"Memang ada anggaran insentif pada akhir Desember yang masuk ke kas daerah untuk pembayaran di tahun 2021. Akan segera dibayarkan bila persiapan anggaran sudah selesai," jelas Thungari. (Johan)