Layanan Jarkom Sangihe Buruk, DPRD Hearing Pihak Terkait - <!--Can't find substitution for tag [blog.Sulut24]-->

Widget HTML Atas

 

Advertisement



Layanan Jarkom Sangihe Buruk, DPRD Hearing Pihak Terkait

 Hearing DPRD dengan pihak terkait (Foto: Sulut24/Johan)

Sulut24.com - Sangihe, Keluhan warga Sangihe tentang buruknya kualitas jaringan komunikasi (Jarkom) yang terjadi selama beberapa bulan belakangan ini langsung di respon Legislator di DPRD Sangihe.

Senin (1/2/2021), Komisi II DPRD Sangihe menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan sejumlah pihak yang berwenang dan bertanggung jawab terhadap layanan komunikasi tersebut, diantaranya, Dinas Infokom Sangihe, PT. Telkom Sangihe, PT. Calisty sebagai distibutor Telkomsel dan PT. Telkomsel Sulawesi Utara.

Koordinator Komisi II, Michael Thungari sesaat setelah pelaksanaan Hearing (RDP, red) menyatakan, DPRD Sangihe merespon banyaknya keluhan warga terkait layanan Jarkom baik voice maupun data yang belakangan selalu mengalami gangguan.

Dijelaskan lelaki muda yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Sangihe ini, Hearing dengan pihak - pihak terkait termasuk perusahaan penyedia jasa Komunikasi dimaksudkan untuk meminta penjelasan termasuk mencari solusi pemecahannya.

Terungkap dalam hearing, kata Thungari, dari 32 tower Telkomsel yang ada, baru 4 tower yang terintegrasi dengan Fiber Optic (FO), sementara itu, anggaran untuk pengintegrasian FO tersebut baru turun akhir tahun 2020 lalu.

"Februari ini diupayakan semua tower di Tahuna telah terintegrasi dengan FO dan tower diluar kota menunggu ijin dari Balai Jalan Provinsi Sulut. Nanti kita bantu lewat Komisi II," jelas Thungari.

Terpisah, Ketua Komisi II DPRD Sangihe, Demsy Sumendap menyatakan pihaknya akan mem-follow up masalah ini dan membantu mem-fasilitasi agar kepentingan perbaikan layanan komunikasi bagi warga Sangihe bisa segera dinikmati. "Akan terus kita kawal," tegas Sumendap. (Johan)


Advertisement





 

Advertisement